Mengubah Limbah Plastik Jadi Paracetamol dengan Bantuan Bakteri E. coli
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
23 Jun 2025
42 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian ini menunjukkan potensi konversi limbah plastik menjadi obat penting.
Modifikasi genetik E. coli memungkinkan produksi paracetamol dari bahan yang tidak biasa.
Penemuan bahwa reaksi kimia dapat terjadi dalam kehadiran sel membuka jalan untuk pendekatan baru dalam bioteknologi.
Para peneliti berhasil menemukan cara baru untuk mengubah limbah plastik menjadi obat paracetamol, yang biasa digunakan untuk mengobati sakit dan demam. Limbah plastik yang biasanya berbahaya bagi lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai bahan awal produksi obat penting ini.
Mereka menggunakan plastik jenis PET yang sering ditemukan di kemasan makanan dan pakaian. Plastik ini dipecah secara kimiawi menjadi molekul yang dapat digunakan dalam proses berikutnya.
Dengan memasukkan molekul hasil pecahan tersebut ke dalam kultur bakteri Escherichia coli yang sudah dimodifikasi, sebuah reaksi kimia yang sebelumnya hanya bisa terjadi di laboratorium kini dapat berlangsung dalam kondisi biologis yang aman untuk bakteri.
Reaksi kimia ini bernama Lossen rearrangement dan perannya sangat penting dalam mengubah molekul awal menjadi bahan yang kemudian diolah menjadi paracetamol oleh enzim yang diproduksi bakteri.
Proses ini sangat efisien, karena 92% dari limbah plastik yang diproses berhasil diubah menjadi paracetamol, menunjukkan potensi besar untuk mengatasi limbah plastik sekaligus memproduksi obat dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

