Inggris Beli Pesawat F-35A Amerika, Perkuat Pertahanan Nuklir dan Ekonomi
Bisnis
Ekonomi Makro
25 Jun 2025
123 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Inggris membeli 12 pesawat tempur F-35A untuk memperkuat daya tangkal nuklirnya.
Keputusan ini menandai kembalinya senjata nuklir Amerika ke Inggris setelah 15 tahun.
Pembelian F-35A diharapkan dapat memberikan dorongan ekonomi dengan menciptakan banyak lapangan kerja.
Inggris mengumumkan pembelian 12 pesawat tempur F-35A buatan Amerika Serikat untuk meningkatkan kekuatan pertahanan nuklirnya. Keputusan ini merupakan langkah besar sejak Perang Dingin dan mendukung strategi pembagian nuklir NATO.
Pesawat F-35A ini dapat membawa senjata nuklir B61-12, yang kembali disimpan di Inggris setelah terakhir kali pada 2008. Senjata tersebut memiliki daya ledak variabel dan dianggap memberi Inggris pilihan strategi pertahanan lebih luas di tengah ketegangan global.
Lokasi pesawat dan senjata nuklir akan berada di RAF Marham, Norfolk. Pemerintah Inggris menekankan bahwa langkah ini juga memberikan dukungan ekonomi besar dengan menciptakan ribuan pekerjaan dan membantu ratusan supplier dalam negeri.
Pemilihan pesawat F-35A dibandingkan model F-35B didasarkan pada faktor biaya yang lebih rendah, sejalan dengan rencana jangka panjang untuk menambah sebanyak 138 pesawat. Selain itu, langkah ini juga sebagai respon terhadap ancaman langsung terhadap Inggris, terutama dari Rusia dan Iran.
Para pemimpin NATO, termasuk Sekjen Mark Rutte, memuji langkah Inggris ini sebagai kontribusi signifikan untuk keamanan aliansi. Inggris berkomitmen memenuhi target pengeluaran pertahanan 5% dari PDB pada 2035 untuk memperkuat kesiapan menghadapi ancaman.


