Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Huawei Terhambat Sanksi AS, Masih Gunakan Chip 7-nm di Laptop Lipat MateBook Fold

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (9mo ago) gadgets-and-wearable (9mo ago)
24 Jun 2025
158 dibaca
2 menit
Huawei Terhambat Sanksi AS, Masih Gunakan Chip 7-nm di Laptop Lipat MateBook Fold

Rangkuman 15 Detik

Huawei masih menggunakan teknologi chip 7-nm, menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam produksi chip canggih.
Sanksi AS berdampak signifikan pada kemampuan Huawei untuk mengembangkan teknologi chip yang lebih maju.
MateBook Fold adalah upaya Huawei untuk bersaing di pasar laptop dengan inovasi layar lipat.
Huawei menghadapi tantangan serius dalam mengembangkan teknologi chip terbaru akibat sanksi dari Amerika Serikat yang membatasi akses ke peralatan canggih untuk produksi chip. Hal ini menyebabkan perusahaan asal China ini belum mampu beralih ke proses manufaktur 5-nanometer, yang merupakan teknologi chip mutakhir saat ini. Baru-baru ini, Huawei meluncurkan MateBook Fold, laptop pertama mereka yang memiliki layar lipat dan menggunakan chip Kirin X90 yang diproduksi oleh Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC) dengan proses 7-nanometer. Hal ini membuktikan Huawei masih menggunakan teknologi chip yang lebih tua dibanding pesaing utama mereka. Sanksi AS terhadap China berdampak besar pada industri chip di Asia, khususnya di bidang produksi chip mutakhir. Karena tidak dapat mengakses peralatan produksi tercanggih, SMIC kesulitan memproduksi chip dengan teknologi 5-nanometer secara massal, sehingga Huawei harus menggunakan chip 7-nanometer untuk produk-produk terbarunya. Dibandingkan dengan pesaing global seperti Apple yang sudah menggunakan chip berbasis teknologi 3-nanometer dari TSMC pada produk M-series mereka selama dua tahun terakhir, Huawei saat ini masih tertinggal beberapa generasi dalam hal teknologi chip. Kondisi ini memperlihatkan betapa sulitnya Huawei mengejar ketertinggalan dalam industri semikonduktor. Untuk mendukung produk-produk barunya, Huawei juga mengembangkan sistem operasi HarmonyOS agar bisa mengurangi ketergantungan pada sistem operasi lain dan memperkuat kemandirian teknologi. MateBook Fold ini juga ditargetkan untuk bersaing dengan laptop lipat perangkat dari Lenovo dan HP.