Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AMD Unggul, Intel Berjuang dengan Strategi AI Rack-Scale dan Akselerator AI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (9mo ago) artificial-intelligence (9mo ago)
21 Jun 2025
113 dibaca
2 menit
AMD Unggul, Intel Berjuang dengan Strategi AI Rack-Scale dan Akselerator AI

Rangkuman 15 Detik

Intel beralih dari penjualan akselerator AI langsung ke solusi rack-scale.
AMD akan meluncurkan solusi AI rack-scale baru, Helios, yang dapat memberikan keunggulan kompetitif.
Kinerja foundry Intel mungkin menjadi peluang bagi perusahaan untuk terlibat dalam pasar chip AI meskipun produk AI-nya belum berhasil.
Intel mencoba mengikuti pasar akselerator AI dengan chip Gaudi yang dibeli melalui akuisisi Habana. Walaupun menawarkan harga kompetitif, Gaudi 3 gagal bersaing dengan Nvidia dan AMD karena ekosistem software yang belum matang serta arsitektur yang kurang familiar. Intel gagal memenuhi target penjualan Rp 8.35 triliun ($500 juta) di tahun 2024 dan akhirnya menghentikan proyek Falcon Shores. CEO baru Intel, Lip-Bu Tan, mengambil langkah untuk mengubah strategi AI perusahaan dengan menunjuk pejabat baru di posisi CTO dan kepala AI. Intel berencana berfokus pada solusi rack-scale AI yang menggabungkan CPU, GPU, dan hardware lain dalam satu rak server. Namun, produk ini baru akan siap pada 2026 dan detilnya masih minim. Sementara itu, AMD memimpin dengan mengumumkan Helios, solusi rack-scale AI canggih yang akan diluncurkan pada 2026 bersama dengan chip MI400. Helios menggabungkan hingga 72 GPU dengan CPU Venice EPYC dan konektivitas canggih, serta didukung oleh teknologi jaringan Pensando. Beberapa klien besar seperti Oracle dan OpenAI sudah menunjukkan minat yang kuat terhadap teknologi AMD. Persaingan Intel dan AMD di pasar AI chip dan infrastruktur semakin ketat, dengan Intel tertinggal dari segi kesiapan produk dan strategi yang masih bergejolak. Namun, Intel masih memiliki potensi besar melalui bisnis foundry-nya yang mulai kompetitif dengan proses produksi 18A dan teknologi advanced packaging yang banyak diminati. Kesimpulannya, Intel menghadapi tantangan besar untuk kembali bersaing di pasar AI sementara AMD terus memperkuat posisinya dengan solusi inovatif. Masa depan strategi AI Intel masih belum pasti, dan keberhasilan mereka akan sangat bergantung pada kemampuan meluncurkan produk rack-scale yang kompetitif serta memanfaatkan bisnis foundry untuk ikut meramaikan pasar chip AI yang terus berkembang.