Jam Atom Berbasis Atom Dingin Pertama Berhasil Diuji di Kapal Laut Inggris
Sains
Fisika dan Kimia
20 Jun 2025
18 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Inovasi dalam teknologi jam atom dapat meningkatkan keandalan sistem navigasi di laut.
Uji coba di lingkungan nyata penting untuk memahami aplikasi praktis dari teknologi kuantum.
Kolaborasi antara sektor sipil dan militer dapat mempercepat pengembangan teknologi disruptif.
Aquark Technologies berhasil menguji sistem jam atom berbasis atom dingin bernama AQlock di atas kapal patroli Royal Navy, HMS Pursuer, di perairan Solent, Inggris Raya. Pengujian ini berlangsung selama tiga hari dan menandai pencapaian penting dalam teknologi penentuan posisi, navigasi, dan waktu (PNT).
Jam atom ini memiliki kemampuan unik menggunakan atom yang didinginkan mendekati suhu nol absolut untuk meningkatkan stabilitas dan mengurangi kesalahan jangka panjang tanpa perlu koreksi sinyal dari sistem navigasi satelit seperti GPS.
Teknologi AQlock yang menggunakan metode supermolasses trap membuatnya tahan banting, portabel, dan lebih murah dibandingkan teknologi sejenis, sehingga memungkinkan penggunaan di berbagai lingkungan keras dan dalam operasi militer di laut lepas.
Percobaan ini didukung oleh lembaga pemerintah Inggris yaitu Defence Science and Technology Laboratory (Dstl) serta program hibah Innovate UK, sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada sistem GPS global yang rentan terhadap gangguan dan sabotase.
Manfaat utama dari teknologi ini adalah memberikan sinyal waktu yang akurat untuk sinkronisasi sistem tempur kapal secara mandiri serta mendukung berbagai sektor penting seperti telekomunikasi, keuangan, dan transportasi agar tetap berjalan meskipun sinyal GPS terganggu.


