China Pimpin Dunia Ubah Bekas Tambang Batu Bara Jadi Proyek Tenaga Surya
Sains
Iklim dan Lingkungan
18 Jun 2025
72 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
China memimpin dalam konversi situs tambang batu bara menjadi proyek energi solar.
Proyek ini membantu menciptakan lapangan kerja dan memulihkan lahan yang terdegradasi.
Konversi tambang menjadi energi solar merupakan langkah simbolis dalam transisi energi yang adil.
China memimpin dunia dalam mengubah bekas tambang batu bara menjadi proyek pembangkit listrik tenaga surya. Langkah ini penting untuk mendukung transisi menuju energi bersih yang sedang berlangsung di banyak negara.
Dalam beberapa tahun terakhir, ada peningkatan pesat dalam penggunaan lahan bekas tambang untuk panel surya, terutama di China yang menorehkan kapasitas besar hingga 14 gigawatt dari 90 proyek operasional.
Selain membantu energi terbarukan, proyek ini juga menangani masalah surplus panel surya dan membuka peluang kerja lokal serta restorasi lahan yang sebelumnya rusak akibat aktivitas tambang.
Negara lain seperti Australia, Amerika Serikat, dan Yunani juga mulai mengikuti jejak ini dengan mengembangkan proyek serupa, meski masih dalam tahap awal dan target kapasitas global mencapai 11 gigawatt.
Tren ini didukung oleh penutupan ribuan tambang batu bara secara global dan komitmen kebijakan negara-negara yang ingin mengurangi penggunaan batu bara, menjadikan proyek tenaga surya sebagai simbol transisi energi yang berkeadilan.

