AS Dorong Vietnam Kurangi Ketergantungan Teknologi Tinggi China
Bisnis
Ekonomi Makro
17 Jun 2025
59 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Vietnam sedang berusaha mengurangi ketergantungan pada teknologi Cina.
AS mengancam tarif tinggi jika Vietnam tidak mematuhi permintaan untuk diversifikasi rantai pasokan.
Perusahaan teknologi besar seperti Apple dan Samsung memiliki operasi besar di Vietnam dan bergantung pada komponen dari Cina.
Amerika Serikat meminta Vietnam untuk mengurangi ketergantungannya pada teknologi tinggi dari China. Hal ini terjadi karena banyak produk yang dirakit di Vietnam masih menggunakan komponen dari China, terutama untuk barang yang akan diekspor ke AS.
Banyak perusahaan besar seperti Apple, Samsung, Meta, dan Google memiliki fasilitas manufaktur di Vietnam. Namun, sebagian besar komponen untuk barang-barang tersebut berasal dari Cina, membuat rantai pasokan Vietnam sangat bergantung pada China.
Vietnam sudah mulai mengadakan pertemuan dengan perusahaan lokal untuk meningkatkan produksi komponen dalam negeri. Meskipun bisnis Vietnam bersedia untuk berubah, mereka butuh waktu dan teknologi baru untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
Pemerintah AS, khususnya saat pemerintahan Trump, mengancam akan memberlakukan tarif tinggi sebesar 46 persen pada barang-barang Vietnam yang menggunakan komponen China. Ini dapat mengganggu ekonomi ekspor Vietnam yang bergantung pada akses pasar AS.
Upaya ini bukan hanya untuk kepentingan Vietnam tetapi juga bagian dari strategi AS mengurangi ketergantungan pada teknologi China dan memperkuat rantai pasok yang lebih aman dan independen.


