TLDR
Produksi Yttrium-90 di Tiongkok menandai kemajuan signifikan dalam terapi kanker. Terapi menggunakan Y-90 menawarkan harapan baru untuk memperpanjang umur pasien kanker hati. Inisiatif ini menunjukkan kemampuan Tiongkok dalam pengembangan teknologi nuklir dan produksi isotop medis. China berhasil memproduksi isotop radioaktif Yttrium-90 secara skala besar menggunakan reaktor air berat di pangkalan nuklir Qinshan. Ini merupakan terobosan penting yang sebelumnya belum pernah dilakukan secara domestik dalam negeri.Yttrium-90 digunakan dalam terapi kanker hati dengan metode transarterial radioembolization (TARE), yang memanfaatkan microsphere kecil yang menyasar tumor hati secara langsung dengan radiasi beta.Terapi ini sangat presisi dan minim risiko merusak jaringan sehat karena penetrasi radiasinya yang terbatas hingga 2,5 milimeter saja. Karena itu, metode ini sangat berguna bagi pasien kanker hati stadium menengah hingga lanjut.Produksi domestik memungkinkan China untuk tidak lagi bergantung pada impor Yttrium-90, yang sebelumnya menyulitkan banyak pasien akibat ketersediaan dan biaya. Produksi dalam negeri diharapkan dapat menjamin pasokan yang stabil dan memenuhi standar kualitas tinggi.Kolaborasi berbagai lembaga nuklir di China menunjukkan komitmen tinggi untuk memanfaatkan teknologi nuklir dalam bidang kesehatan, sekaligus membuka peluang besar untuk pengembangan radiopharmaceutical dan terapi kanker yang lebih maju.