Start-Up Teknologi Pertahanan Eropa Hadapi Tantangan Besar di Tengah Ledakan Investasi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
16 Jun 2025
207 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Investasi di sektor teknologi pertahanan Eropa meningkat seiring dengan pengeluaran militer yang meningkat.
Peraturan ESG menjadi tantangan signifikan bagi perusahaan rintisan di sektor pertahanan.
Teknologi dual-use menjadi fokus bagi investor untuk menghindari batasan investasi yang ketat.
Uni Eropa menaikkan anggaran pertahanan secara besar-besaran setelah perang di Ukraina dan tekanan dari NATO. Hal ini membuka peluang investasi baru untuk teknologi pertahanan yang inovatif di benua tersebut.
Investor modal ventura kini mulai melirik startup pertahanan yang menawarkan teknologi dual-use, yaitu teknologi yang bisa digunakan untuk tujuan sipil dan militer agar tetap sesuai dengan aturan ESG yang ketat.
Meski dana ventura meningkat tajam, startup pertahanan di Eropa masih sedikit yang berhasil menjadi unicorn alias mencapai valuasi 1 miliar dolar AS. Hal ini dikarenakan pasar didominasi kontraktor besar dan aturan yang membatasi jenis investasi.
Beberapa negara seperti Estonia dan Finlandia mulai melonggarkan aturan investasi pada teknologi pertahanan yang mematikan, sehingga membuka jalan bagi dana yang di-backup pemerintah agar bisa menanamkan modal pada sektor ini.
Meski begitu, startup harus bisa mengatasi tantangan untuk masuk ke pasar yang dikuasai pemerintah dan perusahaan besar serta menyesuaikan teknologi mereka dengan kebutuhan kedua pasar, sipil dan militer.

