Nvidia Yakin Pembatasan Ekspor Chip ke China Tak Segera Dicabut
Teknologi
Kecerdasan Buatan
13 Jun 2025
174 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Nvidia tidak mengandalkan pasar Tiongkok dalam proyeksi keuangannya.
Restriksi ekspor chip oleh administrasi Trump berdampak besar pada pendapatan Nvidia.
Jensen Huang menyatakan bahwa perubahan kebijakan ekspor akan dianggap sebagai bonus.
Nvidia menghadapi tantangan besar karena pemerintah Amerika Serikat memberlakukan pembatasan ekspor chip ke China. Pembatasan ini sangat memengaruhi perusahaan, terutama terkait chip AI tercanggih mereka yang bernama H20.
Karena pembatasan tersebut, Nvidia memutuskan tidak memasukkan pendapatan dari pasar China dalam prediksi keuangan mereka. Hal ini menunjukkan keyakinan kuat bahwa pembatasan akan tetap berlaku dalam waktu dekat.
CEO Nvidia, Jensen Huang, mengatakan bahwa jika pembatasan tersebut dicabut, itu akan menjadi bonus, tapi Nvidia tidak berharap perubahan kebijakan tersebut segera terjadi.
Pada kuartal kedua, Nvidia memperkirakan kerugian pendapatan sekitar 8 miliar dolar AS akibat pembatasan ini, menunjukkan dampak besar pada bisnis mereka.
Nvidia belum memberikan komentar resmi lebih lanjut, tetapi langkah mereka ini mencerminkan ketegangan dalam dunia teknologi dan perdagangan global terkait chip dan teknologi AI.


