Huawei Percepat Penggunaan HarmonyOS untuk Mandiri Teknologi di Tengah Tekanan AS
Teknologi
Pengembangan Software
13 Jun 2025
223 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Huawei telah berhasil mengirimkan lebih dari 103 juta smartphone dan 21 juta tablet dengan HarmonyOS.
Perusahaan berupaya untuk mencapai otonomi teknologi di tengah sanksi AS dengan mengembangkan sistem operasi mereka sendiri.
Peluncuran laptop yang menjalankan HarmonyOS menunjukkan langkah strategis Huawei menuju kemandirian perangkat lunak.
Huawei telah mengirimkan lebih dari 103 juta smartphone dan 21 juta tablet yang menggunakan sistem operasi HarmonyOS. Hampir setengah dari perangkat ini dikirim pada tahun 2024, menunjukkan tren peningkatan penggunaan sistem operasi buatannya sendiri.
Langkah ini merupakan respons terhadap pembatasan dan sanksi dari Amerika Serikat, yang melarang Huawei menggunakan Google Android dan memperbarui lisensi Microsoft Windows. Huawei mulai melakukan transisi ke HarmonyOS sejak 2021 untuk mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing.
Selain smartphone dan tablet, Huawei juga meluncurkan dua laptop yang berjalan dengan HarmonyOS. Ini dilakukan setelah lisensi Windows mereka habis, yang selama ini mendominasi pasar PC global dan China.
Analis Canalys, Emma Xu, menyebut peluncuran laptop dengan HarmonyOS sebagai lompatan penting dalam usaha Huawei mencapai kemandirian teknologinya, meskipun menghadapi pembatasan yang ketat.
Dengan strategi ini, Huawei bertujuan membangun tumpukan teknologi perangkat keras dan lunak yang sepenuhnya mandiri agar dapat bersaing dan bertahan dalam kondisi geopolitik yang menantang.

