Tesla Gugat Mantan Insinyur Diduga Curi Rahasia Robot Humanoid untuk Startup Baru
Teknologi
Robotika
13 Jun 2025
161 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tesla menggugat mantan insinyur atas dugaan pencurian rahasia dagang.
Zhongjie Li mendirikan Proception yang berfokus pada pengembangan tangan robotik.
Program Optimus Tesla mengalami kendala dalam pengembangan dan peluncurannya.
Tesla membawa masalah hukum karena menuduh mantan insinyurnya, Zhongjie “Jay” Li, mencuri teknologi rahasia untuk membangun perusahaan robotik pesaing. Li diduga menggunakan informasi rahasia tentang tangan robot canggih dari proyek robot humanoid Tesla bernama Optimus.
Ia diketahui mengunduh data rahasia dengan dua ponsel pribadinya dan meneliti tentang tangan robot humanoid menggunakan komputer kantor. Sementara itu, ia juga mencari cara mendapatkan modal untuk mendirikan startup baru.
Proception, startup yang Li dirikan hanya dalam waktu dekat setelah meninggalkan Tesla, mengklaim telah berhasil membuat tangan robot humanoid yang sangat mirip dengan desain yang pernah ia kerjakan di Tesla. Hal ini memicu kekhawatiran tentang pelanggaran rahasia dagang.
Sejak Tesla mengumumkan Tesla Bot pada 2021 dan memproyeksikan penjualan mulai 2026, pengembangan robot ini mengalami tantangan. Bahkan pada acara resmi Oktober 2024, robot-robot ini masih dikendalikan secara manual dari jarak jauh.
Kasus ini menjadi sorotan karena mempertaruhkan persaingan teknologi tinggi dan melindungi rahasia perusahaan yang sangat penting dalam pengembangan robot humanoid masa depan.


