NASA dan Industri Inggris Hidupkan Kembali Pesawat Supersonik dengan Suara Booming Lebih Pelan
Sains
Fisika dan Kimia
11 Jun 2025
254 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Penerbangan supersonik dapat kembali dengan teknologi yang mengurangi dampak suara di darat.
Concorde menunjukkan potensi supersonik namun juga tantangan regulasi dan biaya.
Inovasi seperti X-59 dan pengembangan oleh perusahaan swasta memberikan harapan baru untuk penerbangan supersonik.
Jet supersonik pernah menjadi impian besar dalam dunia penerbangan, namun larangan kebisingan sonic boom membuat pesawat penumpang tidak boleh terbang dengan kecepatan melebihi suara di atas daratan selama bertahun-tahun. Sonic boom terjadi karena gelombang tekanan yang sangat kuat saat pesawat melewati kecepatan suara, dan hal ini menyebabkan gangguan bagi masyarakat di bawah jalur terbang pesawat tersebut.
Teknologi pesawat supersonik pertama kali berhasil pada tahun 1947 dengan pesawat Bell X-1 yang mampu melewati Mach 1, dan teknologi sayap serta kendali pun dikembangkan untuk mengatasi tekanan tinggi pada kecepatan tersebut. Namun masalah seperti suhu yang sangat panas dan tekanan struktural tetap menjadi tantangan besar bagi para insinyur, termasuk masa kejayaan jet seperti Concorde dan SR-71 Blackbird.
Konsequensi dari sonic boom yang mengganggu dan regulasi ketat membuat jet supersonik komersial seperti Concorde harus membatasi kecepatan mereka saat melintasi daratan dan akhirnya berhenti beroperasi. Larangan ini bertahan lama hingga NASA memulai pengembangan X-59 QueSST, pesawat baru yang dirancang untuk menghasilkan sonic boom rendah atau hanya getaran yang lemah saja yang jauh lebih diterima oleh masyarakat.
Perusahaan seperti Boom Supersonic dan Spike Aerospace serius mengembangkan pesawat supersonik yang lebih ramah lingkungan dan tenang agar bisa digunakan secara komersial, khususnya dengan teknologi yang bisa menurunkan intensitas sonic boom agar tidak mengganggu penduduk di bawah jalur terbang. Tujuannya adalah mempercepat waktu tempuh penerbangan jarak jauh seperti Boston ke Los Angeles menjadi kurang dari tiga jam tanpa menyebabkan gangguan suara.
Pengujian pesawat X-59 oleh NASA akan menjadi penentu dalam pembuatan regulasi baru yang menggantikan larangan kecepatan dengan batas kebisingan sonic boom. Jika tes ini berhasil, teknologinya bisa menjadi standar baru bagi pesawat supersonik komersial yang lebih cepat, lebih efisien, dan tidak mengganggu lingkungan sekitar saat terbang di atas daratan.


