TikTok Perluas Kantor dan Tambah Ratusan Pekerja di Inggris Jelang Tekanan di AS
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
10 Jun 2025
99 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
TikTok sedang memperluas operasionalnya di Inggris dengan investasi signifikan.
Meskipun menghadapi tantangan di pasar AS, TikTok menunjukkan komitmen untuk pertumbuhan di Eropa.
TikTok berkontribusi positif terhadap ekonomi Inggris dengan mendukung banyak bisnis dan pekerjaan.
TikTok, aplikasi video pendek milik perusahaan China ByteDance, sedang membuka kantor baru yang sangat besar di London, Inggris. Kantor baru ini seluas 135.000 kaki persegi dan akan mulai beroperasi pada awal tahun 2026. Dengan hadirnya kantor baru ini, TikTok berencana menambah lebih dari 500 pekerja baru sehingga total pekerjanya di Inggris mencapai 3.000 orang tahun ini.
Selain kantor baru di Barbican, TikTok sudah memiliki kantor utama di Farringdon yang luasnya 88.500 kaki persegi. Total investasi properti TikTok di Inggris sudah mencapai sekitar 140 juta poundsterling atau setara 190 juta dolar AS. TikTok juga mengklaim telah memberikan kontribusi sangat besar terhadap ekonomi Inggris, dengan 1,5 juta bisnis memakai platform tersebut dan mendukung 32.000 lapangan pekerjaan.
Pengguna TikTok di Inggris makin banyak, mencapai lebih dari 30 juta pengguna aktif setiap bulan di kuartal pertama tahun ini. Hal ini membuat Inggris menjadi pasar terbesar TikTok di Eropa. Oleh karena itu, TikTok merasa penting untuk berinvestasi dan memperkuat posisi mereka di pasar Inggris.
Sementara itu, nasib TikTok di Amerika Serikat masih belum jelas. Pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump mengancam akan melarang aplikasi ini kecuali ByteDance menjual TikTok kepada pihak Amerika. Pemerintah telah menunda keputusan ini beberapa kali dan ada upaya agar TikTok US dimiliki mayoritas oleh investor Amerika, tapi kesepakatan ini terkendala persetujuan dari Beijing.
Karena ketidakpastian di AS, TikTok meningkatkan fokus dan ekspansi bisnis di Eropa terutama di Inggris. Investasi besar pada properti dan penambahan jumlah karyawan menunjukkan komitmen TikTok untuk tumbuh dan memberi dampak kuat di negara tersebut.



