TLDR
JPMorganChase meluncurkan program akselerator untuk mendukung startup fintech di Inggris. Program ini memberikan akses kepada pendiri startup untuk mendapatkan mentorship dan peluang investasi. Ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pendanaan bagi startup fintech di Inggris agar tidak berpindah ke Amerika untuk mendapatkan modal. JPMorganChase dan firma konsultasi EY meluncurkan program akselerator bernama Fintech Forward bagi para pendiri startup fintech di Inggris. Program ini dirancang untuk membantu startup tumbuh dengan memberikan mentorship dan akses ke investor selama 12 minggu mulai September 2025.Program ini menargetkan startup yang sudah memiliki produk berjalan dan pendapatan kurang dari £1 juta per tahun. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti acara tatap muka di pusat teknologi JPMorganChase di Glasgow.Tujuan utama program ini adalah mengatasi masalah pendanaan dan keterbatasan jaringan yang selama ini menjadi kendala bagi para pengusaha fintech di Inggris, terutama ketika mereka ingin mengembangkan bisnisnya ke tahap yang lebih besar.Menurut laporan EY, Inggris tetap menarik bagi investor asing di sektor jasa keuangan meskipun ada tantangan pasar global. Regulator dan pelaku industri sepakat bahwa inovasi serta hubungan dagang internasional harus terus diperkuat agar Inggris tetap kompetitif.Para pemimpin di bidang fintech dan pemerintah lokal seperti Lord Mayor London juga mendesak pentingnya meningkatkan pendanaan dari dalam negeri agar perusahaan fintech Inggris tidak perlu mencari modal ke Amerika Serikat, sehingga ekosistem fintech di Inggris dapat berkembang berkelanjutan.