RedNote Rilis Model AI Besar dots.llm1 untuk Perluas Pasar Internasional
Teknologi
Kecerdasan Buatan
09 Jun 2025
283 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
RedNote telah meluncurkan model bahasa besar pertamanya, dots.llm1.
Perusahaan ini berfokus pada ekspansi internasional dan pengembangan teknologi AI.
Model dots.llm1 mengklaim memiliki kinerja yang unggul dalam pemahaman bahasa Cina dibandingkan model lain.
RedNote, perusahaan teknologi China yang dikenal dengan aplikasinya mirip Instagram, baru-baru ini meluncurkan model AI besar bernama dots.llm1 yang dirancang untuk menjadi efisien dan kuat. Model ini adalah bagian dari strategi mereka untuk tumbuh dan dikenal luas di luar China, termasuk membuka kantor di Hong Kong.
Model dots.llm1 menggunakan pendekatan mixture-of-experts yang mengaktifkan sebagian kecil dari total parameternya saat digunakan, sehingga mengurangi biaya pelatihan dan pemrosesan tanpa mengorbankan kualitas performa. Ini dilakukan oleh tim riset internal Humane Intelligence Lab yang baru diubah dari tim penelitian AI sebelumnya.
China sendiri telah menjadi pusat pengembangan model bahasa besar yang kompetitif, dengan perusahaan besar seperti Alibaba, Tencent, dan ByteDance yang juga mengembangkan model AI mereka sendiri. RedNote mencoba menonjol dengan modelnya yang diklaim lebih unggul dalam memahami bahasa China dibandingkan model open-source lainnya.
Selain itu, RedNote terus memperkuat basis penggunanya yang sudah mencapai 300 juta pengguna aktif per bulan dan meningkatkan valuasi perusahaannya menjadi Rp 434.20 triliun (US$26 miliar) . Rencana untuk melantai di bursa saham juga sudah dekat, menandai ambisi mereka untuk tumbuh lebih besar lagi.
Dengan fokus pada pengembangan AI yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan ekspresi yang alami, RedNote berharap bisa bersaing dengan raksasa teknologi lain sambil menjangkau pengguna global, terutama setelah pengaruh positif saat ada kekhawatiran pelarangan TikTok di Amerika Serikat.

