Baidu Ubah Strategi, Rilis Model AI Ernie 4.5 Jadi Open Source
Teknologi
Kecerdasan Buatan
30 Jun 2025
140 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Baidu mengambil langkah untuk menjadi bagian dari komunitas open-source dengan merilis model Ernie 4.5.
Keberhasilan model open-source dari DeepSeek mendorong perusahaan besar lainnya di China untuk mengikuti jejak yang sama.
Model Ernie 4.5 Baidu diklaim memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan model lain dalam beberapa pengujian benchmark.
Baidu, perusahaan teknologi besar dari Beijing, memutuskan untuk membuat model AI andalannya, Ernie 4.5, tersedia secara open source. Ini merupakan perubahan besar dari sikap sebelumnya yang menentang model AI terbuka.
Keputusan Baidu ini dipicu oleh kemajuan startup Cina, DeepSeek, yang merilis model AI open source yang populer dan berkinerja tinggi, memaksa perusahaan besar untuk beradaptasi.
Baidu merilis 10 varian model Ernie yang berukuran mulai dari 0,3 miliar hingga 424 miliar parameter, melayani kebutuhan dari yang ringan hingga berat.
Dalam berbagai tes, model Ernie 4.5 dengan 300 miliar parameter menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan model DeepSeek yang dua kali lebih besar, menandakan kemajuan dalam teknologi Baidu.
Langkah Baidu ini menandai persaingan ketat dalam industri AI Cina, di mana perusahaan besar seperti Alibaba dan startup seperti DeepSeek bersaing untuk mendominasi pasar model AI open source.


