SMIC Jual Saham Tidak Menguntungkan untuk Fokus Utama Hadapi Tekanan AS
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
06 Jun 2025
111 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
SMIC berusaha memperkuat fokus pada bisnis inti melalui penjualan aset yang tidak menguntungkan.
Goke Microelectronics mengambil langkah strategis untuk memperkuat posisinya di industri semikonduktor melalui akuisisi.
Konsolidasi dalam industri semikonduktor Cina meningkat sebagai respons terhadap pembatasan teknologi dari AS.
Perusahaan chip terbesar di daratan China, SMIC, menjual seluruh sahamnya di perusahaan chip yang belum menguntungkan sebagai bagian dari konsolidasi industri chip domestik. Langkah ini dilakukan agar SMIC bisa fokus pada bisnis inti mereka.
SMIC menjual sahamnya di Ningbo Semiconductor International kepada Goke Microelectronics, yang juga berencana membeli saham lebih banyak untuk menguasai seluruh NSI. Transaksi ini adalah cara perusahaan China menguatkan posisi mereka.
Penjualan saham ini terjadi di tengah meningkatnya pembatasan teknologi oleh Amerika Serikat, yang memaksa perusahaan semikonduktor di China untuk beradaptasi dan memperkuat operasi bisnis mereka agar tetap kompetitif.
Harga saham SMIC turun di Hong Kong, namun tetap stabil dan naik tipis di Shanghai. Sementara itu, saham Goke Microelectronics di Shenzhen naik cukup signifikan setelah pengumuman transaksi tersebut.
Investasi ini juga melibatkan dana industri China yang dikenal sebagai 'Big Fund', menunjukkan dukungan kuat dari pemerintah terhadap strategi penguatan industri semikonduktor domestik melalui konsolidasi dan restrukturisasi.


