RedNote Naik Daun: Platform Media Sosial China Tantang TikTok di Pasar AS
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
05 Jun 2025
94 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Valuasi RedNote telah meningkat secara signifikan, mencapai US$26 miliar.
Dukungan pemerintah Tiongkok terhadap perusahaan swasta memberikan dorongan bagi RedNote.
RedNote berpotensi untuk melakukan IPO dalam waktu dekat, dengan proyeksi laba yang meningkat.
RedNote, yang juga dikenal sebagai Xiaohongshu, semakin populer di kalangan investor setelah pemerintah China berjanji akan mendukung perusahaan swasta dan melonggarkan aturan bagi sektor teknologi. Hal ini membuat valuasi RedNote melonjak hingga Rp 434.20 triliun (US$26 miliar) .
Perusahaan yang berbasis di Shanghai ini terkenal sebagai platform untuk ulasan perjalanan, tips gaya hidup, dan panduan berbelanja, serta mengandalkan iklan dan e-commerce sebagai sumber pendapatan.
RedNote didirikan pada tahun 2013 oleh Charlwin Mao Wenchao dan Miranda Qu Fang dan kini menjadi salah satu pesaing TikTok di pasar Amerika Serikat, terutama setelah TikTok menghadapi tekanan untuk dilarang.
Data dari GSR Ventures menunjukkan bahwa RedNote menyusun 91 persen dari aset dana mereka, dan perusahaan ini diprediksi bisa menggandakan laba mereka menjadi lebih dari Rp 16.70 triliun (US$1 miliar) pada tahun 2024.
RedNote sedang diperkirakan untuk melaksanakan penawaran saham perdana (IPO) dalam waktu dekat, yang dapat memperkuat posisinya di pasar global teknologi dan media sosial.


