Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa ChatGPT dan AI Belum Bisa Memahami Bunga Seperti Manusia

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (9mo ago) artificial-intelligence (9mo ago)
04 Jun 2025
255 dibaca
2 menit
Mengapa ChatGPT dan AI Belum Bisa Memahami Bunga Seperti Manusia

Rangkuman 15 Detik

Model bahasa besar tidak dapat memahami konsep dengan kedalaman yang sama seperti manusia.
Pengalaman sensorik sangat penting dalam membentuk pemahaman konsep.
Ada harapan untuk perbaikan model bahasa besar melalui penggabungan data sensor dan robotika di masa depan.
Sebuah studi terbaru dari The Ohio State University mengungkap bahwa model bahasa besar seperti ChatGPT belum bisa memahami bunga seperti manusia. Hal ini karena AI hanya dilatih dengan data bahasa dan gambar tanpa pengalaman indera seperti sentuhan atau bau yang penting untuk mendeskripsikan bunga secara lengkap. Penelitian ini membandingkan pemahaman manusia dan AI menggunakan kumpulan kata yang berhubungan dengan bunga. Para peneliti menggunakan dua metode pengukuran yang menguji bagaimana manusia dan AI menilai emosi, ketajaman gambar mental, dan hubungan dengan indera seperti bau dan sentuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun AI mampu menilai konsep secara umum hampir sama dengan manusia, AI gagal ketika harus memahami konsep yang melibatkan pengalaman indera langsung seperti aroma bunga atau sentuhan kelopak. Ini karena AI tidak mengalami pengalaman motorik dan sensorik secara langsung. Para peneliti menjelaskan bahwa pengalaman manusia sangat kaya dan menyatukan banyak dimensi indera dan emosi untuk memahami sesuatu seperti bunga, yang selama ini belum bisa ditiru oleh AI yang hanya mengandalkan data teks dalam jumlah besar. Meski begitu, masa depan AI dijanjikan akan lebih cerah. Dengan penggabungan data sensorik dan kemampuan robotik, AI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan memahami konsep manusia secara lebih menyeluruh dan bertindak di dunia nyata.