Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

TSMC Tegaskan Permintaan AI Tetap Tinggi Meski Tarif AS Berlaku

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
03 Jun 2025
1435 dibaca
1 menit
TSMC Tegaskan Permintaan AI Tetap Tinggi Meski Tarif AS Berlaku

TLDR

Permintaan untuk AI terus meningkat dan melampaui pasokan.
Tarif memiliki dampak pada harga tetapi tidak langsung mempengaruhi TSMC sebagai eksportir.
Ketidakpastian dalam kebijakan perdagangan menciptakan tantangan bagi industri chip global.
Taiwan Semiconductor Manufacturing Company, atau TSMC, mengalami ketidakpastian karena kebijakan tarif dari Amerika Serikat. Namun, CEO mereka, C. C. Wei, mengatakan bahwa perilaku pelanggan tidak berubah meskipun ada ketidakjelasan tarif ini.TSMC adalah perusahaan terkemuka di dunia dalam pembuatan chip canggih dengan pelanggan besar seperti Apple dan Nvidia. Kebijakan tarif yang dikenakan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump menyebabkan kekhawatiran dalam industri chip secara global.Meskipun tarif memengaruhi TSMC, dampaknya tidak langsung karena TSMC adalah eksportir dan bukan importir. Tarif dikenakan pada importir sehingga TSMC bisa terkena dampak hanya jika harga naik dan permintaan menurun.Permintaan untuk produk yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) sangat kuat dan bahkan melebihi kemampuan pasokan TSMC. Hal ini menjadi kekuatan utama bisnis perusahaan tersebut saat ini.Situasi terkait tarif kemungkinan akan semakin jelas dalam beberapa bulan mendatang, namun sejauh ini TSMC tetap optimis dengan permintaan serta perkembangan bisnis mereka di pasar teknologi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.