AI summary
TSMC melaporkan pendapatan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan berkat permintaan chip yang meningkat. Ketidakpastian terkait tarif perdagangan dapat mempengaruhi prospek industri semikonduktor. Investor menantikan rencana investasi TSMC yang baru dan dampaknya terhadap pasar global. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) melaporkan pendapatan bersih kuartal Maret sebesar US$11,1 miliar, lebih tinggi dari perkiraan analis. Peningkatan ini terjadi karena pelanggan bergegas menimbun chip canggih sebagai antisipasi terhadap gangguan perdagangan global yang dipicu oleh tarif AS. Pendapatan TSMC naik 42 persen pada periode tersebut, didorong oleh penimbunan smartphone, laptop, dan elektronik lainnya di AS.Investor kini fokus pada prospek pendapatan dan pengeluaran TSMC untuk tahun 2025, yang akan dijelaskan oleh eksekutif perusahaan. Sektor teknologi global sedang mengalami ketidakpastian setelah beberapa hari yang bergejolak, termasuk pembatasan ekspor chip Nvidia ke China dan laporan mengecewakan dari ASML Holding NV. Kedua faktor ini mengurangi prospek semikonduktor dan menyebabkan penurunan nilai pasar sebesar US$200 miliar.Perang dagang yang dipicu oleh tarif AS membuat ekonom menurunkan perkiraan pertumbuhan PDB global, yang mempengaruhi permintaan untuk produk teknologi seperti iPhone dan komputer. Sebelum tarif tambahan diberlakukan, analis sudah mempertanyakan apakah perusahaan teknologi besar seperti Microsoft dan Meta Platforms akan terus membeli chip Nvidia dengan kecepatan yang sama pada tahun 2025. TSMC juga mengumumkan investasi tambahan sebesar US$100 miliar di AS.
TSMC berhasil memanfaatkan ketegangan perdagangan sebagai peluang jangka pendek dengan permintaan chip yang melonjak, namun ini bukan jaminan kestabilan jangka panjang. Pasar harus tetap waspada karena perang dagang dan pembatasan teknologi bisa merusak rantai pasokan dan pertumbuhan industri semikonduktor global.