Tangan Prostetik Robotik Ringan dengan Kontrol Presisi dan Adaptasi Bentuk
Teknologi
Robotika
30 Mei 2025
150 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Tangan prostetik robotik ini menawarkan kontrol jari yang presisi dan kemampuan adaptasi bentuk yang lebih baik.
Sistem penggerak hibrida menggabungkan keunggulan dari dua jenis mekanisme untuk meningkatkan kinerja penggenggaman.
Desain yang lebih ringan dan mekanisme underactuated memungkinkan penggunaan yang lebih nyaman bagi amputee.
Para peneliti dari Korea Institute of Machinery and Materials telah mengembangkan tangan prostetik robotik yang sangat ringan dan menyediakan kontrol presisi pada ujung jari. Ini memungkinkan penggunanya untuk menggenggam berbagai objek dengan bentuk yang beragam melalui perintah gerakan yang sederhana.
Tangan prostetik ini memanfaatkan mekanisme hybrid antara empat-bar linkage dan wire-driven sehingga menawarkan genggaman yang stabil sekaligus adaptif terhadap bentuk objek. Sistem ini mengatasi kelemahan dari mekanisme konvensional yang sulit menyesuaikan dengan berbagai bentuk genggaman.
Salah satu inovasi penting adalah mekanisme underactuated pada ibu jari menggunakan mekanisme Geneva yang memungkinkan satu aktuator mengontrol dua derajat kebebasan. Dengan begitu, bobot tangan prostetik tetap ringan tanpa mengurangi fungsi alami ibu jari.
Penggunaan teknologi ini memberikan kemudahan bagi para amputasi yang sering kesulitan menghasilkan sinyal kontrol presisi. Bentuk genggaman yang mudah disesuaikan juga meningkatkan efisiensi energi dan memperpanjang masa pakai baterai perangkat.
Tim peneliti juga telah mengajukan paten untuk mekanisme inti dan sedang melakukan proses transfer teknologi untuk komersialisasi. Selain itu, mereka berencana menerapkan teknologi ini pada robot humanoid untuk mempercepat respons dan mengurangi beban komputasi.



