Teknologi Holografi 3D Kuantum: Gambar Tajam Tanpa Sentuhan Cahaya Langsung
Sains
Fisika dan Kimia
30 Mei 2025
50 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Teknik holografi kuantum baru memungkinkan pencitraan objek dengan detail 3D tanpa menggunakan kamera inframerah.
Penggunaan cahaya inframerah untuk pemindaian dan cahaya tampak untuk deteksi adalah inovasi yang mengurangi biaya detektor.
Penerapan entanglement kuantum dalam pencitraan membuka kemungkinan baru dalam teknologi medis dan ilmiah.
Insinyur di Brown University mengembangkan teknik baru yang menggunakan keterikatan kuantum untuk membuat hologram 3D tanpa kamera inframerah tradisional. Mereka menggunakan dual panjang gelombang foton yang saling terkait, satu inframerah untuk menerangi objek dan satu cahaya tampak untuk menghasilkan gambar.
Teknik ini dapat menangkap kedalaman dan fase cahaya secara akurat, yang penting untuk membuat gambar dengan resolusi tiga dimensi yang tajam dan kaya detail. Dengan trik dua panjang gelombang, masalah pembungkusan fase yang sering muncul pada pencitraan tradisional berhasil diatasi.
Keunggulan lain adalah penggunaan cahaya tampak untuk mendeteksi gambar sehingga bisa menggunakan detektor silicon murah, meski yang menerangi objek adalah cahaya infrared yang biasanya memerlukan alat mahal. Hal ini sangat bermanfaat terutama untuk pencitraan jaringan biologis yang halus.
Tim berhasil membuat contoh hologram 3D dari sebuah huruf kecil 'B' sebagai demonstrasi kemampuan teknik ini. Mereka juga mempresentasikan penelitian ini pada konferensi internasional dan mendapat dukungan dana dari departemen pertahanan dan lembaga penelitian nasional.
Penemuan ini membuka peluang besar untuk penggunaan pencitraan kuantum tidak hanya di bidang fisika, tapi juga dalam medis dan sains kehidupan, karena memberikan gambaran tiga dimensi yang lebih detail dan aman tanpa menggunakan kamera mahal atau menimbulkan kerusakan pada objek.



