Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ketidakpastian Tarif Memacu Perusahaan Beralih ke Kredit Swasta yang Lebih Fleksibel

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (9mo ago) investment-and-capital-markets (9mo ago)
29 Mei 2025
78 dibaca
2 menit
Ketidakpastian Tarif Memacu Perusahaan Beralih ke Kredit Swasta yang Lebih Fleksibel

Rangkuman 15 Detik

Perusahaan semakin beralih ke kredit swasta untuk menghindari ketidakpastian di pasar tradisional.
Kredit swasta menawarkan syarat yang lebih fleksibel dibandingkan dengan bank tradisional.
Volatilitas pasar sering kali menguntungkan sektor kredit swasta, meningkatkan pangsa pasar mereka.
Beberapa perusahaan kini memilih pinjaman dari kredit swasta ketimbang pinjaman bank tradisional akibat ketidakpastian tarif dan volatilitas pasar yang tinggi. Kondisi pasar yang tidak stabil ini membuat bank kesulitan menempatkan pinjaman di pasar sindikasi, sehingga perusahaan kredit swasta punya peluang lebih besar untuk memberikan pendanaan langsung yang lebih fleksibel. Contoh kasus yang disebutkan adalah Lakeview Farms yang mengakses pinjaman sebesar Rp 3.34 triliun ($200 juta) dari Silver Point Capital untuk mengakuisisi perusahaan yogurt Noosa pada bulan April. Awalnya Citigroup memimpin pembicaraan pinjaman, tetapi kemudian kredit swasta memberikan syarat yang lebih menguntungkan dan fleksibel sehingga dipilih perusahaan. Selain itu, Blackstone dan Apollo Global Management juga memanfaatkan kredit swasta untuk mengumpulkan dana sekitar Rp 66.80 triliun ($4 miliar) untuk pembelian unit navigasi Jeppesen dari Boeing. Hal ini menunjukkan bahwa kredit swasta semakin kompetitif dan menjadi alternatif utama pembiayaan terutama dalam kondisi pasar yang berubah-ubah. Dibandingkan pasar pinjaman sindikasi yang menurun hingga 15% sepanjang awal tahun, transaksi kredit langsung dari perusahaan kredit swasta hanya turun sekitar 10%. Bahkan ada peningkatan transaksi kredit langsung pada bulan April dan Mei yang menunjukan momentum pertumbuhan baru. Walaupun biaya kredit swasta umumnya lebih tinggi, fleksibilitas persyaratan dan kepastian pendanaan menjadi nilai tambah utama yang dicari perusahaan selama masa volatilitas pasar dan ketidakpastian ekonomi saat ini. Industri kredit swasta diperkirakan akan terus tumbuh dan mengambil pangsa pasar lebih besar ke depan.