Ketegangan Perang Dagang Bikin Pinjaman Berisiko Tinggi di AS dan Eropa Mandek
Bisnis
Ekonomi Makro
18 Mar 2025
57 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Perusahaan mulai menarik diri dari pasar pinjaman yang berisiko akibat ketidakpastian ekonomi.
Investor kini lebih berhati-hati dan meminta kompensasi lebih untuk pinjaman baru.
Meskipun ada penurunan, beberapa akuisisi masih terjadi di pasar, menunjukkan adanya peluang di tengah tantangan.
Perusahaan di Eropa dan AS mulai membatalkan rencana untuk meminjam uang di pasar pinjaman berisiko setelah ketidakpastian ekonomi akibat perang dagang yang dipicu oleh Presiden AS Donald Trump. Beberapa perusahaan, seperti All3Media dan Rovensa, menarik proposal untuk meminjam uang yang sebelumnya direncanakan. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen di pasar pinjaman Eropa mulai memburuk, mengikuti tren serupa di AS, di mana permintaan untuk kredit menurun karena tarif yang diberlakukan.
Meskipun ada beberapa transaksi yang masih berjalan, seperti pembiayaan untuk akuisisi perusahaan, banyak investor kini lebih berhati-hati dan meminta imbalan lebih tinggi untuk meminjamkan uang. Harga pinjaman baru juga meningkat, dan jumlah pinjaman yang diperdagangkan di atas nilai nominalnya mencapai titik terendah dalam 13 bulan. Ini semua menunjukkan bahwa pasar kredit sedang mengalami perubahan yang signifikan.
Analisis Ahli
Rob Fullerton
Karena ketidakpastian saat ini, sulit untuk meyakini nilai bisnis yang diharapkan sehingga penjualan dan pembiayaan menjadi sangat menantang.Barclays Analysts
Perkiraan risiko resesi yang mencapai 20% lebih realistis dibandingkan asumsi sebelumnya yang dibawah 5%, mengindikasikan perlunya kehati-hatian pada pasar kredit.