J.D. Vance Dorong AS Manfaatkan Bitcoin Hadapi Sikap Anti-China
Finansial
Mata Uang Kripto
29 Mei 2025
236 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Ketidakpuasan China terhadap bitcoin dijadikan alasan untuk mendorong adopsi cryptocurrency di AS.
J.D. Vance melihat masa depan bitcoin sebagai aset strategis untuk AS.
Peran Donald Trump dalam mendukung industri cryptocurrency masih berdampak hingga saat ini.
Wakil Presiden AS, J.D. Vance, menekankan pentingnya pengadopsian bitcoin oleh Amerika Serikat dalam menghadapi ketidaksetujuan China terhadap cryptocurrency tersebut. Menurutnya, sikap China yang menolak bitcoin harus menjadi alasan bagi AS untuk lebih rutin mengadopsi teknologi ini.
Dalam sebuah konferensi bitcoin di Las Vegas, Vance memuji langkah Presiden Donald Trump yang telah menciptakan cadangan strategis bitcoin untuk pemerintah AS. Ini menunjukkan bahwa bitcoin akan menjadi bagian penting dari strategi digital AS ke depan.
Sejak 2021, pemerintah China telah melarang seluruh aktivitas perdagangan dan penambangan kripto, yang dianggap Vance sebagai tanda bahwa China melihat bitcoin sebagai ancaman. Oleh karena itu, AS harus menggunakan peluang ini untuk memimpin di bidang aset digital.
White House sendiri tengah mendorong reformasi dalam kebijakan kripto yang diharapkan bisa memperkuat posisi Amerika Serikat di industri digital global. Pandangan Vance sejalan dengan dorongan ini agar AS tidak ketinggalan dalam inovasi teknologi keuangan.
Donald Trump, yang dulu menjanjikan diri sebagai 'crypto president', telah lama menggalang dukungan dari industri kripto dan kini langkah-langkah progresif di bidang ini mulai terlihat nyata melalui kebijakan strategis seperti yang disampaikan di konferensi.