Token AI Turun Menjelang Laporan Pendapatan Nvidia Q1 2025
Finansial
Mata Uang Kripto
29 Mei 2025
154 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Token AI mengalami penurunan harga menjelang laporan pendapatan Nvidia.
Nvidia terpengaruh oleh kebijakan tarif yang diterapkan oleh mantan Presiden Trump.
Perusahaan AI China, DeepSeek, menjadi pesaing baru yang mengganggu pasar bagi Nvidia.
Token-token kecerdasan buatan (AI) mengalami penurunan nilai yang signifikan jelang pengumuman laporan pendapatan Nvidia untuk kuartal pertama tahun 2025. Pasar token AI turun sekitar 0,5% dengan nilai total pasar mencapai 29,7 miliar dolar AS. Penurunan ini mencerminkan sentimen negatif dari para investor terhadap performa dan prospek Nvidia serta sektor AI secara umum.
Beberapa token AI utama yang paling terpengaruh antara lain TAO yang menurun 2,6%, NEAR turun 3,58%, dan RENDER yang anjlok hingga 9%. Token lain seperti FET, FIL, VIRTUAL, dan INJ juga mengalami penurunan harga yang beragam. Hal ini menunjukkan bahwa hampir seluruh token AI utama merasakan dampak dari ketidakpastian pasar menjelang laporan Nvidia.
Nvidia sendiri menghadapi dua tantangan utama saat ini. Pertama, persaingan ketat dari perusahaan AI asal Cina yang bernama DeepSeek. Kedua, kebijakan tarif perdagangan yang agresif dari pemerintah Amerika Serikat yang mulai diterapkan sejak awal April 2025 terhadap produk semikonduktor, yang termasuk produk penting dari Nvidia.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Nvidia mengumumkan rencana membangun AI superkomputernya secara eksklusif di dalam Amerika Serikat. Presiden Donald Trump bahkan berjanji akan mempercepat proses perizinan terkait inisiatif ini. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas manufaktur dan menunjang operasi Nvidia meski di tengah ketegangan perdagangan global.
Meski harga saham Nvidia sedikit naik 0,62% pada hari tersebut dan sudah naik 27% sejak pengumuman tarif Trump, kenaikan tersebut belum mampu mengangkat harga token AI secara keseluruhan. Pasar masih bersikap hati-hati sambil menunggu hasil laporan pendapatan yang akan menentukan arah selanjutnya bagi industri AI dan perusahaan chip seperti Nvidia.