NVIDIA Raih Rekor Pendapatan AI, Tapi Harga Token AI di Pasar Kripto Turun
Teknologi
Kecerdasan Buatan
29 Mei 2025
3 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
NVIDIA melihat permintaan yang sangat kuat untuk infrastruktur AI di pasar.
Meskipun sukses di sektor infrastruktur AI, token terkait AI menghadapi kesulitan dalam adopsi dan nilai.
Infrastruktur AI dianggap sebagai kebutuhan dasar di seluruh dunia, sama pentingnya dengan listrik dan internet.
NVIDIA meraih pendapatan luar biasa sebesar 44,1 miliar dolar AS pada kuartal pertama fiskal 2026, terutama berkat bisnis pusat datanya yang berkembang pesat. Pertumbuhan ini menunjukkan bagaimana permintaan teknologi kecerdasan buatan semakin meningkat di seluruh dunia.
CEO Jensen Huang menyebut AI sebagai infrastruktur penting seperti listrik dan internet. NVIDIA bahkan telah mengirimkan chip Blackwell terbaru dan bekerja sama dengan perusahaan besar seperti Foxconn dan HUMAIN untuk memperluas produksi dan pemanfaatan teknologi AI.
Tetapi, kontras dengan kesuksesan NVIDIA, token-token kripto yang terkait dengan proyek AI seperti FET, GRT, KAITO, dan GRASS justru mengalami penurunan harga dalam beberapa hari terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa adopsi dan nilai token AI di pasar kripto masih menghadapi banyak tantangan.
Penurunan harga token ini memperlihatkan bahwa meski hype AI sedang tinggi, nilai pasar token yang berbasis AI belum menunjukkan pertumbuhan sebanding. Hal ini mungkin terkait dengan masalah adopsi, kegunaan, dan mekanisme ekonomi token yang belum optimal.
Kesimpulannya, NVIDIA memimpin dalam keberhasilan dan penerapan teknologi AI di tingkat perusahaan, sementara banyak proyek AI onchain masih dalam tahap perkembangan dan berjuang untuk mendapatkan posisi yang kuat di pasar kripto global.