Inovasi Chip Mikrofluida untuk Meniru Pembuluh Darah Manusia dan Percepat Penelitian Penyakit Vaskular
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
27 Mei 2025
93 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Chip pembuluh darah yang dikembangkan dapat memodelkan berbagai kondisi kesehatan dengan lebih akurat.
Teknologi ini menawarkan alternatif non-hewan untuk pengujian obat dan penelitian aliran darah.
Penelitian ini berpotensi untuk meningkatkan pemahaman tentang penyakit kardiovaskular dan mendukung pengembangan obat baru.
Para ilmuwan di Amerika Serikat berhasil menciptakan sebuah chip mikrofluida inovatif yang mampu meniru struktur pembuluh darah manusia secara detail. Chip ini dirancang untuk menggambarkan berbagai kondisi pembuluh darah seperti aneurisma, stenosis, dan percabangan, yang selama ini sulit dimodelkan dengan tepat di laboratorium.
Teknologi tersebut dibuat oleh Abhishek Jain dan Jennifer Lee dari Texas A&M University. Mereka ingin memperbaiki model pembuluh darah konvensional yang hanya berupa garis lurus sederhana, tanpa adanya lekukan atau perubahan bentuk pembuluh yang nyata dan berpengaruh besar pada aliran darah serta perkembangan penyakit.
Dengan menggunakan sel endotel manusia, chip ini dapat memvisualisasikan bagaimana perubahan struktur pembuluh darah memengaruhi perilaku sel dan aliran darah. Hal ini sangat penting untuk memahami bagaimana penyakit vaskular berkembang dan bagaimana obat dapat bekerja lebih efektif.
Jennifer Lee menuturkan bahwa chip ini juga menawarkan alternatif pengujian obat yang tidak menggunakan hewan, serta dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Ini merupakan langkah maju dalam menciptakan model yang lebih personal dan akurat untuk penelitian dan terapi penyakit kardiovaskular.
Penelitian ini didukung oleh berbagai lembaga penting seperti U.S. Army Medical Research Program, NASA, NIH, dan FDA. Hasilnya telah dipublikasikan di jurnal Lab on a Chip dan dianggap sebagai kemajuan besar dalam bidang bioengineering dan teknologi organ-on-a-chip.



