Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

SpAItial Kembangkan Model AI 3D Fotorealistik Interaktif dari Teks

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (10mo ago) artificial-intelligence (10mo ago)
27 Mei 2025
191 dibaca
2 menit
SpAItial Kembangkan Model AI 3D Fotorealistik Interaktif dari Teks

Rangkuman 15 Detik

Startup SpAItial berfokus pada pengembangan model 3D yang dapat diinteraksikan dengan cara yang realistis.
Matthias Niessner dan timnya memiliki pengalaman mendalam di bidang teknologi 3D dan AI.
Pendanaan awal yang besar menunjukkan minat investor pada potensi pasar untuk lingkungan 3D realistis.
Saat ini, banyak model AI yang mampu membuat gambar realistis dari teks, tapi membuat lingkungan 3D utuh dari teks masih sangat baru dan menantang. Matthias Niessner, peneliti AI 3D terkemuka di Eropa, memulai startup bernama SpAItial untuk mengembangkan teknologi yang bisa menciptakan dunia 3D online yang bukan hanya realistis secara visual tapi juga bisa berinteraksi layaknya dunia nyata. SpAItial baru mengumpulkan dana awal sebesar 13 juta dolar, jumlah yang besar untuk startup Eropa di bidang ini. Pendanaan ini didukung oleh investor ternama dan didukung oleh tim ahli yang pernah bekerja di perusahaan teknologi besar seperti Google dan Meta, menjanjikan inovasi teknologi yang kuat di bidang teks ke 3D. Meskipun pesaing lain seperti Odyssey dan World Labs sudah lebih dulu mengumpulkan dana besar dan fokus pada hiburan, SpAItial punya visi lebih luas yakni memungkinkan dunia 3D berperilaku realistis, seperti benda-benda yang bisa hancur seperti di dunia nyata, dan membuat dunia tersebut interaktif secara menyeluruh. SpAItial menargetkan berbagai aplikasi—dari pembuatan gim yang mudah dan cepat, visualisasi konstruksi, hingga pelatihan robot. Mereka memilih strategi bisnis yang mengutamakan pendapatan dengan melisensikan model AI ke pengembang yang dapat membuat aplikasi spesifik dari teknologi ini. Timnya sengaja dibatasi untuk fokus pada kualitas, bukan kuantitas. Tujuan besar Niessner adalah membuat model AI yang dapat diakses oleh siapa saja, bahkan anak berumur 10 tahun bisa mengetik dan membuat gim sendiri dalam waktu singkat. Ini menjadi babak baru dalam teknologi 3D yang mungkin pada akhirnya menggantikan cara kerja software desain tradisional dan membuka peluang bisnis baru.