Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Qamzova, Obat Non-Opioid Pertama Dari Tiongkok Untuk Atasi Ketergantungan Opioid

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
23 Mei 2025
1311 dibaca
1 menit
Qamzova, Obat Non-Opioid Pertama Dari Tiongkok Untuk Atasi Ketergantungan Opioid

TLDR

Qamzova adalah obat penghilang rasa sakit inovatif yang menawarkan pereda nyeri selama 24 jam.
Obat ini berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap opioid pasca operasi.
Persetujuan FDA terhadap Qamzova menunjukkan kemajuan dalam pengembangan obat oleh industri farmasi China.
Qamzova adalah obat penghilang rasa sakit non-steroid yang baru dikembangkan di China dan sudah disetujui oleh FDA Amerika Serikat. Obat ini dirancang untuk memberikan pereda nyeri selama 24 jam dengan satu suntikan saja, sehingga memudahkan pasien dalam mengontrol rasa sakit mereka.Obat ini sangat penting karena dapat mengurangi penggunaan opioid, obat yang kerap menimbulkan ketergantungan dan risiko overdosis. Dengan demikian, Qamzova membantu menurunkan bahaya yang ditimbulkan oleh obat opioid seperti fentanyl yang telah menyebabkan banyak kematian di AS.Dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Delova di Nanjing, Qamzova mengandung konsentrasi tinggi meloxicam, yang merupakan obat anti-inflamasi non-steroid yang sudah dikenal luas. Dengan kandungan ini, Qamzova membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan secara efektif.Sino Biopharmaceutical yang memiliki hak dagang obat ini mengatakan bahwa uji klinis menunjukkan Qamzova ampuh mengurangi ketergantungan opioid setelah operasi. Ini adalah terobosan baru dalam dunia farmasi China sekaligus menandai kemajuan mereka dalam inovasi medis.Dengan kehadiran Qamzova, tenaga medis kini memiliki pilihan pereda nyeri yang lebih aman dan efektif. Ini sangat penting untuk membantu pasien pulih lebih baik sambil mengurangi risiko ketergantungan obat yang dapat mengancam jiwa.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.