TLDR
GENIUS Act bertujuan untuk mengatur stablecoin dan melindungi konsumen. Ada dukungan bipartisan untuk GENIUS Act meskipun ada kritik mengenai kekuatan regulasinya. Kritik terhadap GENIUS Act mencakup isu konflik kepentingan yang terkait dengan bisnis Trump. Senat Amerika Serikat telah menyetujui RUU GENIUS yang mengatur stablecoin, bentuk mata uang digital yang nilainya dikaitkan dengan aset lain seperti dolar AS. Stablecoin ini dirancang agar nilainya lebih stabil dibandingkan cryptocurrency lainnya yang sering berfluktuasi tajam.RUU ini mengharuskan penerbit stablecoin memiliki cadangan aset yang mendukung nilai koin tersebut serta kewajiban untuk mengutamakan pengembalian dana kepada pemegang koin jika terjadi kebangkrutan, guna melindungi konsumen dari risiko kerugian besar.Selain itu, RUU GENIUS juga mewajibkan penerbit stablecoin mematuhi aturan anti-pencucian uang dan sanksi anti-terorisme, yang diharapkan dapat membantu mencegah transaksi ilegal di pasar cryptocurrency.Namun, beberapa kritikus, termasuk Senator Elizabeth Warren, berpendapat bahwa regulasi ini terlalu lunak dan tidak cukup melindungi masyarakat dari risiko konflik kepentingan serta potensi penyalahgunaan oleh pelaku industri yang berpengaruh, seperti keterlibatan bisnis stablecoin yang didukung Donald Trump.Dukungan dari beberapa anggota Senat dan pakar seperti Christian Catalini menunjukkan bahwa RUU ini merupakan langkah awal penting untuk membawa stablecoin ke pasar mainstream dengan perlindungan dan aturan yang lebih jelas, meskipun perdebatan mengenai kekuatannya masih berlangsung.