Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Strategi Berisiko Strategy Dalam Membeli Bitcoin dan Ancaman Bagi Pemegang Saham

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (10mo ago) cryptocurrency (10mo ago)
15 Mei 2025
254 dibaca
2 menit
Strategi Berisiko Strategy Dalam Membeli Bitcoin dan Ancaman Bagi Pemegang Saham

Rangkuman 15 Detik

Michael Saylor berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam Bitcoin meskipun ada risiko penurunan harga.
Perusahaan Strategi memiliki utang yang signifikan untuk mendanai pembelian Bitcoin, yang dapat membahayakan pemegang saham jika harga cryptocurrency jatuh.
Strategi mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan modal melalui penawaran saham untuk mendukung akuisisi Bitcoin lebih lanjut.
Strategy, perusahaan perangkat lunak yang sebelumnya dikenal dengan nama MicroStrategy, telah menghabiskan banyak dana untuk membeli Bitcoin sebagai strategi investasi utama mereka. Mereka saat ini memegang sekitar 568.840 Bitcoin senilai hampir 59 miliar dolar AS dan terus menggunakan utang dan penjualan saham preferen untuk menambah kepemilikan Bitcoin tersebut. Michael Saylor, chairman eksekutif Strategy, menyatakan bahwa Bitcoin adalah bentuk properti terbaik dan merupakan aset investasi tertinggi. Ia meyakini bahwa siapa yang memiliki Bitcoin terbanyaklah yang akan menang dalam jangka panjang. Perusahaan sangat bergantung pada investasi dan modal baru untuk membeli lebih banyak Bitcoin dan mengabaikan pertumbuhan organik bisnis perangkat lunaknya. Namun, dengan kas hanya sebesar 60,3 juta dolar AS dibandingkan dengan nilai Bitcoin yang sangat besar, ada kekhawatiran besar mengenai risiko keuangan perusahaan jika harga Bitcoin turun tajam dan bertahan lama. Struktur modal Strategy memiliki banyak utang berupa obligasi konversi dan saham preferen, yang membuat saham biasa bisa kehilangan nilai secara signifikan jika harga Bitcoin jatuh. Michael Saylor menyebutkan bahwa meskipun harga Bitcoin bisa jatuh hingga 90% dan tetap rendah selama 4-5 tahun, perusahaan akan tetap stabil secara finansial. Namun, pemegang saham biasa akan mengalami kerugian besar, sementara pemegang utang dan preferen akan mendapatkan perlindungan lebih baik. Para ahli juga menilai bahwa penurunan harga Bitcoin pasti akan berdampak buruk pada harga saham perusahaan. Meskipun ada risiko besar, harga Bitcoin sedang naik kembali. Jika Strategy dapat mempertahankan harga sahamnya di atas nilai aset bersih, strategi ini akan terus menguntungkan pemegang saham. Namun, banyak pihak masih mempertanyakan keberlanjutan pendekatan agresif perusahaan ini dalam mengandalkan Bitcoin sebagai aset utama.

Analisis Ahli

Craig Coben
Strategi ini memberikan keuntungan selama perusahaan bisa mempertahankan premium di atas nilai aset bersihnya, tetapi menimbulkan risiko jika Bitcoin jatuh tajam.
Dave Weiseberger
Penurunan harga Bitcoin hampir pasti akan menyebabkan harga saham Strategy jatuh lebih besar mengingat leverage tinggi yang digunakan perusahaan.