Ford Potong 350 Pekerjaan Software Demi Efisiensi dan Produk Terjangkau
Teknologi
Pengembangan Software
15 Mei 2025
271 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Ford mengurangi 350 pekerjaan untuk meningkatkan efisiensi dalam tim perangkat lunak kendaraan terhubung.
Kyle Crockett ditunjuk sebagai Chief Accounting Officer yang baru, menggantikan Mark Kosman.
CEO Jim Farley menekankan pentingnya penggabungan perangkat lunak untuk menurunkan biaya produk masa depan.
Ford Motor Co. mengumumkan pemutusan hubungan kerja sebanyak hampir 350 orang dalam tim perangkat lunak kendaraan terhubung di Amerika Serikat dan Kanada. Pemangkasan ini bertujuan meningkatkan efisiensi organisasi dan memastikan Ford tetap kompetitif dalam teknologi kendaraan masa depan.
Langkah ini bukan disebabkan oleh kebijakan tarif Presiden Donald Trump atau pembatalan produk baru, melainkan strategi Ford untuk menyederhanakan dan menggabungkan pengembangan software agar lebih efisien dan hemat biaya bagi konsumen.
CEO Ford, Jim Farley, mengatakan perubahan ini akan membuat produk generasi berikutnya lebih terjangkau dibandingkan model sebelumnya. Dengan memperbarui arsitektur perangkat lunak, Ford menargetkan peningkatan pendapatan dan profitabilitas melalui layanan terintegrasi yang lebih baik.
Selain itu, Ford juga mengangkat Kyle Crockett sebagai Chief Accounting Officer baru yang akan bertanggung jawab penuh terhadap fungsi akuntansi dan pengendalian internal. Crockett membawa pengalaman luas dari berbagai perusahaan otomotif dan manufaktur besar.
Ford berharap perubahan ini memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi pasar yang cepat berubah serta mendukung pengembangan teknologi canggih agar pelanggan mendapatkan kendaraan modern dengan biaya lebih rendah dan layanan yang lebih baik.
Analisis Ahli
Analyst Otomotif
Langkah restrukturisasi Ford adalah sinyal jelas bahwa perusahaan harus menyeimbangkan antara inovasi teknologi dan pengendalian biaya agar dapat bertahan dan berkembang dalam era kendaraan listrik dan terhubung yang semakin cepat berubah.