AI summary
Ford sedang mengurangi jumlah pekerja di tim perangkat lunak kendaraan terhubung untuk meningkatkan efisiensi. CEO Ford, Jim Farley, menekankan pentingnya menemukan talenta yang tepat untuk bersaing di era kendaraan listrik dan perangkat lunak. Perusahaan juga merencanakan pemangkasan tenaga kerja yang signifikan di Eropa, terutama di Jerman dan Inggris. Ford Motor Co. mengumumkan pemotongan sekitar 350 pekerjaan di tim perangkat lunak kendaraan terhubung di Amerika Serikat dan Kanada. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi organisasi dalam menghadapi perubahan cepat di industri otomotif. Para pekerja yang terkena dampak diberitahu pada tanggal 13 Mei.Pemotongan ini mencakup sekitar 5 persen dari tim perangkat lunak Ford yang bertanggung jawab atas proyek seperti Ford dan Lincoln Digital Experience. Keputusan ini bukan karena kebijakan tarif impor AS atau pembatalan proyek software internal bernama FNV4, melainkan bagian dari upaya perusahaan untuk memperbaiki kinerja dan organisasi timnya.Ford juga membatalkan pengembangan FNV4 karena biaya yang membengkak dan penundaan yang tidak terkendali. CEO Jim Farley menjelaskan bahwa perusahaan menggabungkan dua arsitektur listrik zonal menjadi satu untuk menghemat biaya dan mempercepat pengembangan perangkat lunak yang lebih efisien untuk pelanggan kendaraan listrik mereka.Selain di Amerika Utara, Ford sedang melakukan pemotongan besar-besaran di Eropa, dengan 14 persen tenaga kerja di Jerman dan Inggris akan dipangkas. Pegawai di pabrik Ford Cologne bahkan merencanakan mogok sebagai bentuk protes atas rencana tersebut, yang menunjukkan ketegangan di wilayah tersebut.CEO Jim Farley menekankan pentingnya mendapatkan talenta perangkat lunak yang tepat agar Ford dapat bersaing lebih baik di era kendaraan yang sangat bergantung pada software. Restrukturisasi seperti ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Ford menghadapi tantangan di industri otomotif masa depan.
Pemangkasan tenaga kerja ini merupakan langkah yang strategis untuk menjaga efisiensi operasional saat Ford beradaptasi dengan era baru otomotif yang didominasi perangkat lunak dan kendaraan listrik. Namun, pemotongan ini harus diimbangi dengan upaya peningkatan kualitas talenta agar Ford tetap kompetitif dalam persaingan teknologi tinggi masa depan.