TLDR
Alibaba terus berinovasi dalam teknologi AI untuk bersaing secara global. Model VACE menawarkan fleksibilitas dalam pembuatan dan pengeditan video. Perusahaan-perusahaan Cina semakin berkomitmen untuk memenangkan perlombaan teknologi AI melawan pesaing Amerika. Alibaba Group baru saja memperbarui model video generasi kecerdasan buatannya untuk kedua kalinya hanya dalam satu bulan. Pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknologi AI mereka agar mampu bersaing ketat dengan perusahaan teknologi dari Amerika Serikat, khususnya dalam pengembangan video AI.Model baru bernama VACE ini mampu memproses berbagai jenis input seperti teks, gambar, dan video sekaligus. Selain itu, pengguna juga diberikan kemampuan untuk mengedit video yang telah dibuat, sehingga memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam pembuatan konten kreatif.Alibaba menyediakan VACE dalam dua versi open-source yang berbeda berdasarkan jumlah parameter, yaitu versi dengan 14 miliar parameter dan versi 1,3 miliar parameter. Kapasitas ini memungkinkan pengguna dengan kebutuhan serta teknologi yang berbeda untuk mengakses teknologi canggih tersebut.Perusahaan ini juga sebelumnya merilis produk AI lain yang cukup canggih, termasuk model AI yang dapat berjalan langsung di perangkat mobile dan laptop tanpa perlu perangkat keras tambahan yang berat. Ini menandakan Alibaba serius berinvestasi dalam mengembangkan AI mutakhir demi dominasinya di pasar teknologi global.Tidak hanya Alibaba, perusahaan AI asal China lain seperti ShengShu juga turut meluncurkan teknologi video AI yang diklaim mampu mengungguli model milik OpenAI. Ini menandakan bahwa persaingan di bidang AI, terutama dalam pembuatan konten video berbasis AI, semakin sengit antara perusahaan-perusahaan teknologi di China dan Amerika.