Harga GPU Nvidia RTX 5090D di China Melonjak Karena Permintaan AI Tinggi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
14 Mei 2025
89 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Kenaikan harga RTX 5090D menunjukkan tingginya permintaan di pasar AI China.
Perusahaan AI berupaya mencari alternatif untuk chip H20 yang terhambat ekspor.
Nvidia terus berinovasi dalam teknologi GPU meskipun ada batasan ekspor.
Perusahaan-perusahaan AI di China sedang berlomba membeli GPU Nvidia seri RTX 5090 karena chip H20 yang biasanya mereka gunakan dilarang oleh Amerika Serikat. Hal ini membuat harga GPU tersebut naik tajam di pasar lokal.
RTX 5090 diluncurkan untuk gamer dan pembuat konten dengan teknologi canggih 5-nanometer, tapi sekarang banyak perusahaan AI memakai GPU ini sebagai alternatif chip khusus data center yang tidak tersedia bagi mereka.
Versi RTX 5090D yang memiliki sedikit kemampuan AI lebih rendah dibuat khusus untuk pasar China agar sesuai dengan aturan ekspor Amerika Serikat. GPU ini sangat diminati dan harga jualnya naik lebih dari 10 persen dalam sebulan terakhir.
Pedagang dan reseller GPU di wilayah Shanghai dan Guangdong melaporkan bahwa harga GPU top spec ini berubah setiap hari, terutama karena faktor kebijakan dan kebutuhan tinggi dari perusahaan AI lokal yang kesulitan mendapat pasokan.
Perkembangan ini menunjukkan kesulitan pasar China dalam memenuhi kebutuhan chip AI di tengah meningkatnya investasi dan tuntutan dalam teknologi kecerdasan buatan yang terus berkembang.
Analisis Ahli
Jensen Huang
Permintaan GPU gaming untuk AI di pasar China memperlihatkan adaptasi pasar yang cepat terhadap hambatan teknologi dari regulasi internasional.


