Larangan AS Malah Picu Pasar Gelap Chip AI NVIDIA di China
Teknologi
Kecerdasan Buatan
25 Jul 2025
299 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pembatasan ekspor chip oleh AS justru mendorong pasar gelap yang berkembang di Tiongkok.
NVIDIA menghadapi tantangan dalam mengontrol distribusi chip meskipun menolak penjualan ke pelanggan Tiongkok.
Upaya internasional untuk menindak perdagangan chip ilegal masih terus berlanjut, tetapi tantangannya tetap tinggi.
Amerika Serikat telah melarang ekspor chip AI canggih ke China dengan tujuan melindungi keamanan nasional. Chip seperti NVIDIA B200 dan AMD tertentu dilarang untuk ekspor ke China sejak April 2025. Namun, larangan ini tidak berhasil mencegah akses chip tersebut oleh perusahaan di China.
Investigasi Financial Times mengungkapkan bahwa lebih dari satu miliar dolar AS nilai chip AI seperti NVIDIA B200 berhasil masuk ke China secara ilegal melalui jalur bawah tanah. Chip ini dijual secara terbuka di platform lokal seperti Douyin dan Xiaohongshu, bahkan ada yang menawarkan chip generasi berikutnya sebelum resmi diluncurkan.
NVIDIA menegaskan bahwa mereka tidak menjual chip terbatas ini secara resmi ke China dan tidak memberikan layanan atau dukungan teknis untuk produk yang disalurkan secara ilegal. CEO NVIDIA, Jensen Huang, menolak klaim adanya aliran chip ilegal dan menyebut bahwa kontrol ekspor cenderung gagal serta justru mendorong China memperkuat ekosistem chip AI mereka sendiri.
Pemerintah AS pun mulai menekan sekutunya untuk memperketat pengawasan penyelundupan chip ini. Singapura telah menangkap beberapa orang terkait dengan pengiriman ilegal chip AI ke China. Malaysia dan Thailand juga menjadi fokus pengawasan karena jalur penyelundupan melalui negara-negara tersebut terus digunakan.
Meskipun NVIDIA berencana kembali menjual chip H20 setelah negosiasi dengan pemerintah AS, banyak pembeli di China memilih chip B200 yang performanya lebih tinggi, meskipun tanpa dukungan resmi. Pasar gelap chip AI ini terus menunjukkan dinamika tinggi dengan harga jual yang sangat mahal dan risiko yang besar.
Analisis Ahli
Jensen Huang
Export controls are a failure and only motivate China to develop its own AI hardware ecosystem, which may eventually challenge U.S. leadership.Gina Raimondo
Such export curbs are a fool’s errand given the demand and resale price dynamics driving smuggling across Asia.

