Mengapa CEO Tetap Optimis Meski Investasi AI Kurang Maksimal Saat Ini
Teknologi
Kecerdasan Buatan
13 Mei 2025
224 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Hanya 25% inisiatif AI yang memberikan pengembalian investasi yang diharapkan.
CEO tetap optimis terhadap potensi AI meskipun hasilnya belum memuaskan.
Ketidakpastian ekonomi dapat mendorong perusahaan untuk mempercepat adopsi teknologi AI.
Perusahaan di seluruh dunia berlomba untuk menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI dalam model bisnis mereka. Namun, sebuah laporan baru dari IBM menunjukkan bahwa hanya sekitar 25% dari inisiatif AI yang berhasil memberikan keuntungan atau return on investment (ROI) yang diharapkan selama tiga tahun terakhir.
Walaupun hasilnya belum ideal, banyak CEO tetap yakin AI akan menjadi kunci masa depan bisnis. Sebanyak 85% CEO percaya bahwa mereka akan mendapatkan keuntungan positif dari penggunaan AI secara besar-besaran dalam hal efisiensi dan penghematan biaya pada tahun 2027, dan 77% lainnya yakin akan ROI positif dari proyek AI yang fokus pada pertumbuhan.
IBM mengingatkan bahwa pemimpin bisnis yang tidak memanfaatkan AI dan data mereka sendiri sebenarnya membuat keputusan untuk tidak berkompetisi di pasar. Gary Cohn, wakil ketua IBM, bahkan menyarankan agar perusahaan mempercepat penerapan AI demi peningkatan efisiensi dan produktivitas.
Di sisi lain, survei Gallup menemukan bahwa hanya 15% karyawan di Amerika Serikat yang merasa perusahaan mereka telah mengkomunikasikan strategi AI secara jelas. Hal ini menunjukkan masih banyak tantangan dalam pelaksanaan strategi AI di dunia korporat.
Beberapa ahli percaya bahwa ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump sebenarnya bisa mempercepat adopsi AI. Mereka membandingkan situasi saat ini dengan masa pandemi COVID-19, dimana para pemimpin bisnis cepat mengadopsi teknologi baru demi bertahan dan mencari efisiensi.
Analisis Ahli
Gary Cohn
CEO yang tidak mengadopsi AI sama saja dengan memilih tidak bersaing di pasar yang semakin mengandalkan teknologi AI.Constantine Alexandrakis
Masa ketidakpastian ekonomi dapat mendorong perusahaan untuk mempercepat adopsi AI sebagai solusi efisiensi biaya.