Bill Gates Umumkan Tutup Yayasan dan Percepat Sumbangan untuk Kesehatan Global
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
09 Mei 2025
287 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Bill Gates berencana menutup The Gates Foundation pada tahun 2045.
Ia akan menyumbangkan 99% kekayaannya untuk tujuan filantropis.
Yayasan ini berfokus pada meningkatkan kesehatan dan kehidupan masyarakat di seluruh dunia.
Bill Gates baru saja mengunjungi Indonesia dan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kunjungan ini, Gates juga mengumumkan rencana uji coba vaksin TBC melalui yayasannya, The Gates Foundation.
Dalam blog pribadinya, Gates menyatakan bahwa yayasannya akan ditutup secara permanen pada akhir tahun 2045, berbeda dari rencana awal yang mengharapkan yayasan tetap berjalan beberapa dekade setelah kematiannya.
Bill Gates juga berencana untuk menyumbangkan hampir semua kekayaannya melalui yayasan tersebut dalam 20 tahun ke depan, dengan target donasi mencapai lebih dari Rp 3.34 quadriliun (US$200 miliar) , jauh lebih banyak dibandingkan sebelumnya.
Keputusan ini muncul setelah refleksi seiring perayaan ulang tahun ke-25 yayasan, umur Microsoft yang mendekati 50 tahun, dan usia Gates yang hampir 70 tahun. Ia ingin mempercepat dampak yayasan dan memberikan kepastian pada mitra kerjanya.
Gates menegaskan yayasannya tetap berfokus membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan manusia secara global dengan memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang, terlepas dari kondisi lahir mereka.
Analisis Ahli
Dr. Anthony Fauci
Pengumuman ini mencerminkan komitmen kuat di bidang kesehatan global yang sangat dibutuhkan, terutama dalam pemberantasan penyakit menular seperti TBC.Melinda French Gates
Keputusan untuk menutup yayasan menunjukkan fokus baru dalam filantropi yang harus beradaptasi dengan perubahan dunia dan tuntutan pandemi serta masalah kesehatan lainnya.

