AI summary
Bill Gates telah mengurangi kekayaannya untuk berinvestasi dalam kegiatan filantropi. The Gates Foundation berkomitmen untuk menyumbangkan lebih dari US$200 miliar hingga 2045. Steve Ballmer kini menjadi salah satu orang terkaya yang menggeser posisi Bill Gates. Bill Gates, pendiri Microsoft, kini tidak lagi termasuk dalam daftar 10 orang terkaya dunia setelah 18 tahun berturut-turut. Hal ini terjadi karena Gates mengeluarkan kekayaan yang sangat besar untuk kegiatan filantropi. Kekayaannya turun sekitar 30 persen atau Rp850 triliun, sehingga posisinya turun ke peringkat ke-12.Meskipun saat ini ia hanya memiliki sekitar 1 persen saham di Microsoft, Gates sudah mendapatkan hampir US$60 miliar dari dividen dan saham perusahaan. Posisi Gates ini digantikan oleh Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft yang juga pernah menjadi asistennya.Bill Gates bertekad untuk mendonasikan hampir seluruh kekayaannya lewat Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan ini didirikan bersama dengan mantan istrinya dan akan berakhir atau ditutup pada tahun 2045, setelah beroperasi selama 25 tahun.Rencana baru ini dibuat Gates agar donasi bisa diberikan lebih cepat dari rencana awal. Ia ingin menghabiskan 99 persen kekayaannya dalam dua dekade ke depan untuk membantu orang-orang di seluruh dunia melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.Selama 25 tahun berdiri, yayasan ini sudah menyumbangkan lebih dari US$100 miliar dan Gates berencana melipatgandakan jumlah tersebut. Keputusan untuk mempercepat donasi ini datang setelah refleksi pribadi Gates dan masukan dari dewan yayasan, dengan harapan bisa menyelesaikan tujuan yayasan lebih cepat.
Keputusan Bill Gates mempercepat donasi kekayaannya dan menutup yayasan dalam waktu relatif singkat menggambarkan pendekatan baru dalam dunia filantropi yang menuntut hasil cepat dan dampak nyata. Ini juga menunjukkan bagaimana kekayaan pribadi bisa digunakan secara lebih efektif untuk kepentingan sosial, bukan semata-mata akumulasi aset jangka panjang.