AI summary
AI agentic dapat mengubah wawasan pelanggan menjadi tindakan nyata yang cepat. Perusahaan perlu mengadopsi pendekatan omnichannel dalam mengumpulkan umpan balik. Interaksi digital yang ditingkatkan oleh AI dapat meningkatkan pengalaman pelanggan secara signifikan. Qualtrics adalah perusahaan yang mengumpulkan data dari konsumen, karyawan, dan merek yang kini memanfaatkan teknologi agentic AI untuk membantu perusahaan merespons umpan balik dengan lebih cepat dan tepat. Teknologi ini memungkinkan perusahaan tidak hanya menganalisis data tapi juga bertindak secara langsung dan personal untuk mengatasi masalah pelanggan secara real-time.Presiden produk Qualtrics, Brad Anderson, menjelaskan bahwa AI kini ada di depan interaksi pelanggan dan karyawan, bukan sekadar di belakang layar. Agentic AI memungkinkan perusahaan melakukan aksi dalam skala besar dan mengubah respon survei menjadi pelayanan yang bisa menyelesaikan masalah langsung, seperti memberikan informasi pengembalian dana berdasarkan situasi unik pelanggan.Selain survei, agentic AI juga membantu mendeteksi tanda-tanda frustrasi pelanggan saat berbelanja online, seperti kesulitan memasukkan data kartu kredit. Sistem kemudian langsung menawarkan bantuan melalui agen AI dan menginformasikan tim terkait untuk memperbaiki masalah yang ditemukan, sehingga pengalaman belanja menjadi lebih lancar.Agentic AI juga bertindak seperti concierge digital yang memberikan rekomendasi produk sesuai kebutuhan dan preferensi pelanggan berdasarkan riwayat belanja. Ia membantu menjawab pertanyaan pelanggan tentang produk, membandingkan pilihan, dan menambahkan produk ke keranjang belanja mereka, menjadikan proses belanja lebih personal dan efisien.Brad Anderson menegaskan bahwa perusahaan harus mengumpulkan umpan balik dari berbagai saluran, tidak hanya survei, tapi juga ulasan dan media sosial. Dengan begitu, agentic AI dapat melakukan penanganan cepat dan personal serta menutup lingkaran umpan balik untuk meningkatkan pengalaman pelanggan secara menyeluruh.
Agentic AI adalah lompatan besar dari sekadar analitik menjadi eksekusi otomatisasi yang terpersonalisasi, yang akan mengubah paradigma layanan pelanggan dan manajemen internal organisasi. Namun, keberhasilan implementasinya akan sangat bergantung pada kesediaan perusahaan untuk mengintegrasikan berbagai sumber data dan beradaptasi dengan perubahan budaya kerja berbasis AI.