TLDR
Proyek hidrogen dan amonia hijau senilai $16 miliar di Chile oleh TotalEnergies menunjukkan komitmen terhadap energi terbarukan. Izin lingkungan untuk proyek ini diharapkan memakan waktu dua tahun, dengan konstruksi dimulai pada 2027. Proyek ini mencakup berbagai fasilitas yang akan mendukung produksi hidrogen hijau, tetapi ada tantangan terkait izin dan infrastruktur. Perusahaan energi besar TotalEnergies melalui anak perusahaannya, TEC H2 MAG, sedang mengajukan izin lingkungan untuk proyek besar bernilai 16 miliar dolar di Chile. Proyek ini berfokus pada produksi hidrogen hijau dan amonia yang ramah lingkungan.Proyek ini akan mencakup beberapa fasilitas penting seperti pembangkit listrik tenaga angin, tujuh pusat elektrolisis untuk menghasilkan hidrogen hijau, pabrik amonia, fasilitas desalinasi air laut, dan infrastruktur pelabuhan untuk pengiriman hasil produksi.Rencananya proyek ini akan mulai beroperasi pada tahun 2030, dengan pembangunan yang dijadwalkan dimulai pada tahun 2027 setelah menyelesaikan proses perizinan yang diperkirakan memakan waktu hingga dua tahun.Chile sendiri sangat mendukung pengembangan energi bersih terutama hidrogen hijau, meskipun menghadapi tantangan berupa perizinan yang lambat dan infrastruktur yang belum memadai. Ini sedikit menghambat kemajuan negara dalam memanfaatkan potensi hidrogen hijau yang dimilikinya.Proyek amonia yang akan dibangun mempunyai kapasitas produksi yang besar, yakni hingga 10.800 ton per hari, dan akan dibangun secara bertahap agar memenuhi target tersebut dengan baik.