AI summary
Jared Isaacman berpotensi mengubah cara NASA mendanai misinya dengan kontrak harga tetap. Kontrak harga tetap dapat mengurangi biaya tetapi juga menambah tekanan pada kontraktor, terutama bagi perusahaan rintisan. Ketergantungan NASA pada beberapa miliarder dapat menciptakan konsolidasi dalam industri luar angkasa. Jared Isaacman, CEO Shift4 Payments dan pilihan Presiden Donald Trump untuk kepala NASA, mendukung penggunaan kontrak harga tetap untuk mengurangi biaya misi NASA. Kontrak ini berbeda dari kontrak biaya-plus yang sering melebihi anggaran dan tenggat waktu. Isaacman percaya bahwa kontrak harga tetap dapat memberikan layanan terbaik dengan harga terendah.Kontrak harga tetap telah membantu perusahaan seperti SpaceX, yang telah menerima lebih dari $22,2 miliar dalam kontrak dari NASA dan Departemen Pertahanan sejak 2003. Namun, perusahaan kecil dan startup sering kesulitan dengan model ini karena mereka harus menanggung risiko pengembangan teknologi baru. Beberapa perusahaan bahkan bangkrut atau menyerah sebelum berhasil menyelesaikan proyek mereka.NASA telah mengusulkan pemotongan dana sebesar $6 miliar, yang akan menjadi pemotongan terbesar dalam sejarah NASA. Dengan Isaacman yang mungkin akan memimpin NASA, ada harapan bahwa kontrak harga tetap akan lebih banyak digunakan. Namun, para analis dan perusahaan luar angkasa mendesak kehati-hatian dalam penerapan model ini untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan misi luar angkasa.
Meskipun kontrak harga tetap mendorong efisiensi, pendekatan ini terlalu keras bagi perusahaan pengembang teknologi baru yang sangat bergantung pada modal ventura dan dukungan pemerintah. Tanpa fleksibilitas dan dukungan riset yang memadai, NASA berisiko kehilangan inovasi kreatif yang biasanya datang dari pemain kecil dan startup baru.