Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Gemini Hadirkan Fitur Edit Gambar Canggih dengan Keamanan Watermark

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (10mo ago) artificial-intelligence (10mo ago)
01 Mei 2025
179 dibaca
1 menit
Google Gemini Hadirkan Fitur Edit Gambar Canggih dengan Keamanan Watermark

Rangkuman 15 Detik

Gemini memungkinkan pengeditan gambar yang lebih interaktif dan kontekstual.
Google berkomitmen untuk mengatasi masalah etika dengan watermark pada gambar yang dihasilkan.
Peluncuran Gemini menunjukkan kemajuan dalam teknologi AI dan pengeditan gambar.
Google telah meluncurkan fitur pengeditan gambar asli di aplikasi chatbot Gemini yang memungkinkan pengguna memodifikasi gambar yang dihasilkan AI maupun gambar yang diunggah dari perangkat mereka. Fitur ini akan diluncurkan secara bertahap mulai hari ini dan akan diperluas ke sebagian besar negara serta mendukung lebih dari 45 bahasa dalam beberapa minggu mendatang. Gemini menawarkan alur pengeditan multi-langkah yang memberikan respons yang lebih kaya dan kontekstual terhadap setiap prompt dengan teks dan gambar yang terintegrasi. Pengguna dapat mengubah latar belakang gambar, mengganti objek, menambahkan elemen, dan lainnya. Misalnya, pengguna dapat mengunggah foto pribadi dan meminta Gemini untuk menghasilkan gambar dengan warna rambut yang berbeda. Untuk mengatasi kekhawatiran tentang risiko deepfake, gambar yang dibuat atau diedit dengan Gemini akan menyertakan watermark tak terlihat. Google juga sedang bereksperimen dengan watermark yang terlihat pada semua gambar yang dihasilkan Gemini. Fitur ini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan generator gambar AI mandiri.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Integrasi fitur pengeditan gambar yang intuitif di chatbot AI akan mempercepat adopsi AI di kalangan konsumen umum, memberikan kegunaan praktis sekaligus mengangkat standar interaksi manusia dan mesin.
Fei-Fei Li
Perkembangan teknologi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalam pemrosesan gambar dan konteks bahasa alami, namun etika penggunaan dan transparansi tetap menjadi prioritas utama untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif AI.