Morgan Stanley Siap Hadirkan Perdagangan Kripto untuk Nasabah E*Trade Tahun Depan
Finansial
Mata Uang Kripto
02 Mei 2025
172 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Morgan Stanley berencana untuk memasuki pasar perdagangan kripto melalui E*Trade.
Regulasi yang lebih ramah terhadap kripto di bawah kepemimpinan Donald Trump membuka peluang bagi perusahaan keuangan tradisional.
Fidelity Investments dan Bank of America menunjukkan minat yang kuat dalam inovasi di pasar kripto dan stablecoin.
Morgan Stanley, salah satu bank investasi terbesar di dunia, berencana untuk memperkenalkan perdagangan kripto di platform konsumennya, E*Trade, mulai tahun depan. Langkah ini diambil untuk memanfaatkan deregulasi industri kripto oleh Presiden Donald Trump, yang telah menjanjikan untuk menjadikan Amerika sebagai 'ibu kota kripto dunia'.
E*Trade, yang diakuisisi oleh Morgan Stanley pada tahun 2020, saat ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna yang hanya dapat mengakses Bitcoin dan Ethereum dalam bentuk dana yang diperdagangkan di bursa. Dengan rencana baru ini, pengguna akan dapat membeli dan menjual kripto secara langsung, meskipun Morgan Stanley masih mempertimbangkan untuk bermitra dengan perusahaan kripto yang sudah mapan.
Langkah ini juga mengikuti pengumuman Federal Reserve yang mencabut panduan dari tahun 2022 dan 2023 yang mendesak bank untuk berhati-hati dalam menangani kripto. Beberapa perusahaan keuangan tradisional lainnya, seperti Fidelity Investments dan Bank of America, juga telah menunjukkan minat untuk memasuki pasar kripto dan stablecoin, memanfaatkan perubahan regulasi yang terjadi.
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
Adopsi oleh institusi besar seperti Morgan Stanley adalah tanda penting bahwa kripto semakin diterima secara mainstream, namun pengaturan dan edukasi tetap kunci agar pengguna tidak terjebak risiko.Christine Lagarde
Pendekatan terukur dan regulasi yang jelas akan memfasilitasi inovasi di sektor keuangan digital tanpa mengorbankan stabilitas sistem keuangan.