Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penelitian Sistem Tenaga Nuklir Amerisium Untuk Misi Luar Angkasa Masa Depan

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
29 Apr 2025
1203 dibaca
1 menit
Penelitian Sistem Tenaga Nuklir Amerisium Untuk Misi Luar Angkasa Masa Depan

TLDR

Pengembangan sistem tenaga nuklir baru menggunakan americium-241 dapat mengurangi biaya misi luar angkasa.
Sistem ini menunjukkan potensi untuk mendukung habitat luar angkasa di masa depan.
Kolaborasi antara Universitas Leicester dan NASA menghasilkan inovasi dalam teknologi penghasil daya untuk eksplorasi luar angkasa.
Tim ilmuwan dan insinyur dari University of Leicester dan NASA Glenn Research Center sedang mengembangkan sistem tenaga nuklir baru untuk misi luar angkasa. Sistem ini menggunakan sumber panas americium-241 sebagai alternatif dari plutonium-238 yang lebih mahal. Americium-241 dapat diekstraksi dari bahan bakar nuklir yang digunakan dan lima kali lebih murah per watt daya dibandingkan dengan plutonium-238.Pengembangan ini didukung oleh pendanaan dari European Space Agency, UK Space Agency, dan NASA. Tim berhasil mendemonstrasikan prototipe generator di laboratorium menggunakan replika sumber panas americium dan Advanced Stirling Convertors. Keberhasilan ini menempatkan tim di garis depan penggunaan sistem tenaga nuklir berbasis americium untuk misi luar angkasa.Sistem ini diharapkan dapat menyediakan listrik untuk habitat luar angkasa di masa depan, memungkinkan manusia untuk memperluas kehadirannya di tata surya. Desain ini juga mampu bertahan meskipun ada kegagalan pada konverter Stirling tanpa kehilangan daya listrik, menunjukkan keandalan dan ketahanan untuk misi jangka panjang. Inovasi ini sangat penting bagi misi luar angkasa yang jauh dari Matahari dan membutuhkan sumber daya listrik yang andal.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.