Amazon Luncurkan 27 Satelit Pertama Project Kuiper untuk Saingi Starlink
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
29 Apr 2025
211 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Peluncuran satelit Project Kuiper menandai langkah awal Amazon dalam menyediakan layanan internet global.
Project Kuiper bertujuan untuk bersaing dengan Starlink dan penyedia telekomunikasi lainnya.
Jeff Bezos percaya bahwa baik Project Kuiper maupun Starlink memiliki potensi untuk sukses di pasar internet satelit.
Amazon meluncurkan 27 satelit pertama untuk Project Kuiper dari Cape Canaveral, Florida, menggunakan roket Atlas V milik United Launch Alliance. Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya senilai Rp 167.00 triliun ($10 miliar) yang dimulai pada tahun 2019 untuk menyediakan internet pita lebar secara global.
Project Kuiper bertujuan untuk menyaingi Starlink milik SpaceX dan penyedia telekomunikasi global lainnya seperti AT&T dan T-Mobile. Layanan ini diharapkan dapat memberikan konektivitas internet di daerah pedesaan yang selama ini kurang terlayani.
Jeff Bezos, Ketua Eksekutif Amazon, optimis bahwa baik Starlink maupun Kuiper akan sukses di pasar. Peluncuran ini juga menandai langkah penting bagi Amazon dalam memperluas jangkauan layanan internetnya ke seluruh dunia.
Analisis Ahli
Elon Musk
Persaingan sehat dalam layanan internet satelit akan mempercepat inovasi dan memperluas akses internet ke daerah yang sulit dijangkau, namun memperhatikan spektrum frekuensi sangat penting agar tidak terjadi gangguan.Jeff Bezos
Project Kuiper akan menjadi konstelasi komersial utama dengan peluang besar di sektor komersial dan pertahanan, memperkuat posisi Amazon dalam teknologi luar angkasa.


