AI summary
Mikroba usus dapat berperan penting dalam pengobatan fibromyalgia. Uji coba terapi mikroba menunjukkan hasil yang menjanjikan meskipun masih dalam tahap awal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami hubungan antara mikroba dan persepsi nyeri. Rina Green mengalami nyeri punggung yang berkembang menjadi fibromyalgia, kondisi dengan gejala nyeri otot kronis dan kelelahan. Setelah mencoba berbagai pengobatan tanpa hasil, ia mengikuti terapi eksperimental dengan suplemen mikroba yang menunjukkan hasil positif. Terapi ini melibatkan konsumsi pil yang mengandung mikro-organisme hidup dari usus manusia sehat.Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mikrobioma usus wanita dengan fibromyalgia berbeda dari wanita sehat. Tim peneliti kemudian melakukan transplantasi mikroba usus dari wanita sehat ke tikus yang telah diobati dengan antibiotik, dan menemukan bahwa tikus tersebut menunjukkan penurunan gejala nyeri.Dalam uji coba dengan 14 wanita penderita fibromyalgia, 12 di antaranya melaporkan perbaikan gejala setelah menerima suplemen mikroba. Hasil ini cukup menggembirakan untuk melanjutkan penelitian lebih lanjut, meskipun uji coba ini masih terlalu kecil untuk memberikan kesimpulan definitif.
Penemuan ini membuka paradigma baru dalam pemahaman fibromyalgia yang selama ini sulit dijelaskan secara medis konvensional. Meski awalnya menjanjikan, diperlukan uji klinis yang lebih besar dan terkontrol untuk memastikan keamanan dan efektivitas jangka panjang terapi mikrobioma ini.